Kutuk Keras Penyerangan Syekh Ali Jaber, PKS Desak Polisi Usut Tuntas
Senin, 14 September 2020 - 20:50 WIB
loading...
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengutuk keras penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber yang tengah melakukan aktivitas rangkaian kegiatan dakwah di Lampung. Foto/Instagram
A
A
A
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengutuk keras penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber yang tengah melakukan aktivitas dakwah di Lampung.
Jazuli meminta aparat kepolisian, untuk mengusut tuntas dan membuka secara terang benderang motif pelaku dan kemungkinan otak dibalik peristiwa tersebut.
(Baca juga: Syekh Ali Jaber Diserang, Imam Shamsi Ali: Pasti Ada Api sehingga Ada Asap)
"Mengingat kejadian ini bukan yang pertama bahkan beberapa kali terjadi menimpa ulama kita, maka aparat kepolisian harus menyelidiki secara serius apakah ada skenario yang lebih besar atas penyerangan dan ancaman terhadap para ulama yang dilakukan oleh anasir jahat yang mengoyak kedamaian umat," ungkap Jazuli, Senin (14/9/2020).
(Baca juga: Pendapat Pengamat Intelijen soal Penusukan Syekh Ali Jaber)
Pemerintah dan aparat keamanan termasuk intelijen perlu membaca secara komprehensif apakah serangan dan ancaman kepada ulama selama ini disengaja. "Kalaupun spontan apalagi dilakukan orang gila masa terjadi berulang di berbagai tempat. Ini yang kita titip pesan kepada aparat," tegasnya.
Tentu kita berharap aparat keamanan bisa membuka motif dan memberi ketenangan pada umat. Sebaliknya, Jazuli berharap umat Islam tidak terprovokasi, meski tetap harus waspada khususnya dalam menjaga para ulama dan dai yang berdakwah di tempat masing-masing.
Jazuli meminta aparat kepolisian, untuk mengusut tuntas dan membuka secara terang benderang motif pelaku dan kemungkinan otak dibalik peristiwa tersebut.
(Baca juga: Syekh Ali Jaber Diserang, Imam Shamsi Ali: Pasti Ada Api sehingga Ada Asap)
"Mengingat kejadian ini bukan yang pertama bahkan beberapa kali terjadi menimpa ulama kita, maka aparat kepolisian harus menyelidiki secara serius apakah ada skenario yang lebih besar atas penyerangan dan ancaman terhadap para ulama yang dilakukan oleh anasir jahat yang mengoyak kedamaian umat," ungkap Jazuli, Senin (14/9/2020).
(Baca juga: Pendapat Pengamat Intelijen soal Penusukan Syekh Ali Jaber)
Pemerintah dan aparat keamanan termasuk intelijen perlu membaca secara komprehensif apakah serangan dan ancaman kepada ulama selama ini disengaja. "Kalaupun spontan apalagi dilakukan orang gila masa terjadi berulang di berbagai tempat. Ini yang kita titip pesan kepada aparat," tegasnya.
Tentu kita berharap aparat keamanan bisa membuka motif dan memberi ketenangan pada umat. Sebaliknya, Jazuli berharap umat Islam tidak terprovokasi, meski tetap harus waspada khususnya dalam menjaga para ulama dan dai yang berdakwah di tempat masing-masing.
Lihat Juga :