Jaga Kelestarian Lingkungan, Tata Kelola Air Penting bagi Industri Tambang

Sabtu, 08 November 2025 - 22:52 WIB
loading...
Jaga Kelestarian Lingkungan,...
Harita Nickel di Pulau Obi telah membangun kolam besar untuk menampung air limpasan dari tambang maupun kawasan industri. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pengelolaan air menjadi salah satu tantangan utama dalam praktik pertambangan di Indonesia yang didominasi oleh sistem tambang terbuka. Curah hujan tinggi, rata-rata mencapai 3.000 milimeter per tahun, membuat pengendalian air limpasan dan kualitas air tambang menjadi faktor krusial bagi keberlanjutan lingkungan.

Peneliti Keahlian Rekayasa Air dan Limbah Cair Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Sonny Abertiawan menegaskan, penerapan Good Mining Practices (GMP) merupakan keharusan bagi perusahaan tambang. Menurut dia, praktik tersebut bukan hanya pada fase operasional, tetapi juga pascatambang.

"Good Mining Practices (GMP) itu satu-satunya cara agar kegiatan tambang kita bisa benar-benar bertanggung jawab. Mulai dari perencanaan, pengelolaan air, reklamasi progresif, sampai pascatambang," kata Sonny dalam keterangan tertulis dikutip, Sabtu (8/11/2025).

Kondisi curah hujan yang tinggi menimbulkan tantangan besar bagi tambang terbuka (open pit mine), yang mendominasi industri ekstraktif nasional. Air hujan dalam jumlah sangat besar berpotensi mencemari sungai dan danau bila tidak dikelola dengan baik.

"Pengendalian debit adalah kunci. Sayangnya, banyak perusahaan masih belum serius. Ketika hujan ekstrem, air tambang melimpas begitu saja, membawa logam dan sedimen," katanya.

Ia mencontohkan, pada tambang batubara, air limpasan umumnya tidak terlalu kaya logam berat. Namun, pada tambang emas, tembaga, atau nikel, persoalannya lebih kompleks. Tambang nikel, misalnya, cenderung menghasilkan logam dalam bentuk padatan tersuspensi. Secara teknis, ini lebih mudah diendapkan. "Tapi tetap saja perlu teknologi tambahan, seperti bahan kimia khusus untuk menghilangkan kromium heksavalen," katanya.

Penelitian Sonny bersama tim ITB di Pulau Obi, Maluku Utara, menemukan tantangan lebih kompleks. Pulau dengan curah hujan tinggi dan topografi curam itu menjadi lokasi industri nikel berskala besar. Menurut dia, Sungai Akelamo yang menjadi sumber air bersih masyarakat masih dalam kondisi baik. Namun, ada risiko pencemaran ketika hujan ekstrem. "Fasilitas pengendalian air harus mampu menahan volume besar sebelum air dialirkan ke sungai," ujarnya.

Sonny menilai sejumlah perusahaan besar di Obi telah melakukan perbaikan, termasuk pembangunan kolam pengendapan skala besar. Harita Nickel, salah satu pemain besar di Obi, menurut Sonny sudah melakukan banyak perbaikan. Kolam pengendapan sedimen berkapasitas besar dibangun untuk menampung air limpasan dari tambang maupun kawasan industri. "Perubahan dari 2019 hingga 2025 sudah cukup signifikan," ujarnya.

Bagi Sonny, menjaga air di tengah aktivitas tambang bukan tugas perusahaan semata. Ia menyebut kolaborasi empat pihak: pemerintah, perusahaan, akademisi, dan masyarakat.

"Pemerintah harus menetapkan regulasi jelas dan menegakkan kepatuhan. Perusahaan wajib membangun infrastruktur pengolahan. Akademisi memberi dasar ilmiah dan teknologi. Dan masyarakat, mereka perlu dilibatkan sejak awal, bukan setelah masalah muncul," katanya.

"Model co-management berbasis daerah aliran sungai bisa menjadi pilihan. Keterlibatan sejak awal lebih efektif dibandingkan penanganan setelah masalah terjadi," ujarnya.

Ia menambahkan, regulasi nasional sebenarnya sudah cukup lengkap, mulai dari AMDAL hingga standar kualitas air. Tantangan terbesar adalah konsistensi penerapan serta pengawasan di lapangan. "Harapan saya, semua pihak bergerak dari reaktif menjadi preventif. Tambang harus dikelola dengan mempertimbangkan ekosistem dan air, bukan hanya produksi," kata Sonny.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos TSHI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel di Sulawesi Tenggara
Pakar Hukum Soroti Kompleksitas...
Pakar Hukum Soroti Kompleksitas Kasus Tambang, Dukung Langkah Tegas Kejagung
Ketua Ombudsman Diduga...
Ketua Ombudsman Diduga Terima Uang Rp1,5 Miliar di Kasus Korupsi Tata Kelola Nikel
Ketua Ombudsman Hery...
Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola Nikel
Restitusi PPN Tambang...
Restitusi PPN Tambang Puluhan Triliun: Urgensi Perppu Selamatkan Penerimaan Negara
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Rekomendasi
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tips MotionTrade: Lindungi...
Tips MotionTrade: Lindungi Data Pribadi Anda dari Ancaman Sniffing di Era Investasi Digital
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
Jangan Anggap Sepele,...
Jangan Anggap Sepele, Ini 5 Fungsi Penting Ginjal bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved