Kemenag Padukan Prisma Umat Dalam Pengelolaan Dana Paramita
Sabtu, 08 November 2025 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kita sudah membangun karakter keluarga di rumah dengan semangat Bebenah. Bebenah tidak hanya bersih dan sehat, tapi juga hatinya, cara berpikirnya, mindset-nya dan umat tinggal meneruskan dari Beberapa pelatihan terutama untuk kemandirian ekonomi,” jelasnya.
Perwakilan dari Yayasan Dana Paramita Agama Buddha Maitreya Indonesia, Effendy Suriani menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Bimas Buddha atas Program Prisma Umat dan berharap program tersebut dapat berlanjut dan berkesinambungan.
“Saya mewakili Yayasan Dana Paramita Agama Buddha Maitreya Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dirjen atas program Prisma Umat ini. Saya melihat dalam program ini bukan hanya menertibkan, merapikan, membuat rumah ibdah bersih tetapi mindset daripada umat Buddha itu diubah menjadi mandiri, menjadi lebih peduli lingkungan rumah ibadahnya sendiri sehingga memberikan kenyamanan buat umat itu sendiri. Di samping itu, program ini juga memberdayakan sumber ekonomi umat sehingga umat bisa tambah mandiri dari sisi ekonominya,” ujarnya.
Pihaknya berharap, program ini bisa membuat umat Buddha di seluruh Indonesia tambah maju dalam membina dirinya baik sisi material maupun spiritualnya serta mandiri ekonominya. “Saya rasa program ini tidak bisa satu kali, perlu berkelanjutan dan berkesinambungan sampai betul-betul karakter umat Buddha itu bisa tambah maju dan tambah mandiri,” katanya.
Perwakilan dari Yayasan Dana Paramita Agama Buddha Maitreya Indonesia, Effendy Suriani menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Bimas Buddha atas Program Prisma Umat dan berharap program tersebut dapat berlanjut dan berkesinambungan.
“Saya mewakili Yayasan Dana Paramita Agama Buddha Maitreya Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dirjen atas program Prisma Umat ini. Saya melihat dalam program ini bukan hanya menertibkan, merapikan, membuat rumah ibdah bersih tetapi mindset daripada umat Buddha itu diubah menjadi mandiri, menjadi lebih peduli lingkungan rumah ibadahnya sendiri sehingga memberikan kenyamanan buat umat itu sendiri. Di samping itu, program ini juga memberdayakan sumber ekonomi umat sehingga umat bisa tambah mandiri dari sisi ekonominya,” ujarnya.
Pihaknya berharap, program ini bisa membuat umat Buddha di seluruh Indonesia tambah maju dalam membina dirinya baik sisi material maupun spiritualnya serta mandiri ekonominya. “Saya rasa program ini tidak bisa satu kali, perlu berkelanjutan dan berkesinambungan sampai betul-betul karakter umat Buddha itu bisa tambah maju dan tambah mandiri,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :