Pendidikan Berkualitas: Janji SDGs yang Masih Tertinggal di Indonesia  

Sabtu, 08 November 2025 - 18:16 WIB
loading...
Pendidikan Berkualitas:...
Keisha Elmira Azizah - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Foto/Dok Pribadi
A A A
Keisha Elmira Azizah
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah 17 tujuan global pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030 yang dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. Dari 17 tujuan global, tujuan ke-4 SDGs memfokuskan pada pendidikan berkualitas. Secara resmi, SDG 4 bertujuan “menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua”. Artinya, setiap anak tanpa terkecuali, harus memperoleh pendidikan yang layak dan relevan sepanjang hidupnya.

Kesenjangan Akses dan Kualitas di Indonesia

Di Indonesia, hak atas pendidikan telah dijamin konstitusi dan undang-undang. UUD 1945 Pasal 31 menyatakan “setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”, dan Undang-Undang No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menjamin kesempatan pendidikan dengan kualitas merata bagi semua anak. Namun faktanya, kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari merata.

Banyak daerah terpencil belum menikmati mutu sekolah yang setara dengan kota besar. Ada berbagai penyebab hal tersebut terjadi, yaitu sarana-prasarana yang tidak merata, jarak tempuh sekolah yang sulit, hingga kurangnya tenaga guru terampil di daerah terpencil. Akibatnya, anak-anak di daerah terpencil kerap tertinggal mendapatkan ilmu pengetahuan dan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan, padahal pendidikan berkualitas adalah hak dasar yang dijamin oleh negara.

Kurikulum Berganti, Mutu Malah Terhambat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Pungutan Perpisahan...
Pungutan Perpisahan Dinilai Bebani Orang Tua, Legislator Perindo Minta Disdik Kota Medan Bertindak
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Rekomendasi
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Berita Terkini
Ketika Gen Z Membawa...
Ketika Gen Z Membawa Orang Tua ke Ruang Interview
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan Nadiem Makarim hingga Divonis 10 Tahun Penjara
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved