Lahan Jusuf Kalla di Makassar Dirampok Mafia Tanah

Kamis, 06 November 2025 - 19:49 WIB
loading...
Lahan Jusuf Kalla di...
Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK) geram berkacak pinggang setelah aset lahan miliknya seluas 16 hektare di Jalan Metro Tanjung Bunga, Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dirampok mafia tanah. Foto: Yoel Yusvin
A A A
MAKASSAR - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK) geram berkacak pinggang setelah aset lahan miliknya seluas 16 hektare di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dirampok mafia tanah. JK mengklaim tanah tersebut telah dibeli secara sah sejak 35 tahun lalu.

Kedatangannya tidak sendiri melainkan bersama anaknya Solihin dan Imelda. Bahkan, beberapa kali JK menunjukkan ekspresi kekesalan atas persoalan hukum yang muncul di atas tanah miliknya.

Baca juga: BPN Makassar Komitmen Berantas Praktik Mafia Tanah

“Ada yang mencoba mengambil alih aset secara tidak sah dengan memanfaatkan celah hukum serta memanipulasi dokumen untuk menggandakan kepemilikan tanah sehingga menimbulkan sengketa,” ujar JK di Makassar, Kamis (6/11/2025).

Dia juga menyoroti klaim GMTD yang menyebut telah melakukan eksekusi lahan tersebut. Tindakan itu tidak sesuai karena tidak memenuhi syarat hukum sebagaimana ketentuan Mahkamah Agung (MA).

“Langkah yang dilakukan GMTD merupakan bentuk kebohongan dan rekayasa hukum,” tegas JK.


Dia menilai bila perusahaan besar seperti PT Hadji Kalla saja bisa diklaim sepihak, maka masyarakat kecil akan jauh rentan menjadi korban. Dia meminta aparat hukum memberikan perlindungan yang adil kepada setiap pemilik tanah dan menyatakan siap menempuh seluruh proses hukum untuk membuktikan kepemilikan lahan tersebut.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran...
Jusuf Kalla Gelar Tasyakuran Milad ke-84, Sudirman Said: Semuanya Mendoakan Pak JK Sehat
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Masih Ada Lebih dari...
Masih Ada Lebih dari 50% Tanah di Sulawesi Tengah Belum Bersertifikat dan Terdaftar
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Rekomendasi
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved