Refleksi Dies Maulidiah ke-64 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: Menuju Kampus Eco-Teologi, dari Spirit Keilmuan ke Tanggung Jawab Ekologis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:13 WIB
loading...
Refleksi Dies Maulidiah...
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Agus Mulyono. Foto/Dok Pribadi.
A A A
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Agus Mulyono

64 tahun bukanlah usia yang singkat bagi sebuah perguruan tinggi. Di usia itu, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah melalui perjalanan panjang. Dari sebuah lembaga pendidikan Islam yang sederhana hingga menjadi universitas Islam negeri bertaraf nasional dan internasional. Dalam setiap fase sejarahnya, selalu ada ruh yang menuntun langkah: semangat keilmuan, spiritualitas, dan pengabdian.

Kini, memasuki usia ke-64, ruh itu menemukan bentuk baru dalam cita-cita besar: menjadi kampus eco-teologi. Kampus yang tidak hanya berpikir tentang Tuhan dan manusia, tetapi juga tentang bumi dan seluruh kehidupan yang dikandungnya.

Menengok Cermin Sejarah


Dies natalis bukan sekadar perayaan seremonial. Ia adalah momen kontemplatif, saat kampus menatap cermin sejarah untuk bertanya: sudah sejauh mana kita berjalan, dan ke mana kita hendak melangkah?

Sejak berdirinya, UIN Maliki dikenal sebagai kampus yang mengusung integrasi ilmu dan agama. Model ulul albab yang menjadi landasan filosofi pendidikan bukan hanya jargon, tetapi sebuah pandangan hidup. Ia menegaskan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan kejernihan spiritual. Bahwa ilmu pengetahuan tak boleh menjauh dari nilai-nilai ilahiah.

Namun kini, tantangan zaman berubah. Krisis lingkungan, perubahan iklim, dan kerusakan ekologi menjadi isu global yang tak bisa diabaikan. Sains modern telah mencapai banyak kemajuan, tetapi dalam proses itu, manusia sering lupa bahwa ia adalah bagian dari alam, bukan penguasanya. Maka, pendidikan tinggi Islam perlu menafsir ulang misinya: tidak cukup menjadi center of excellence, tetapi juga center of balance antara manusia, Tuhan, dan alam semesta.

Eco-Teologi: Jalan Spiritual untuk Bumi


Konsep eco-teologi menawarkan sebuah jalan baru. Ia bukan hanya tentang penghijauan atau pengelolaan sampah, tetapi tentang kesadaran teologis bahwa alam adalah ayat Tuhan. Dalam Al-Qur’an, bumi disebut ratusan kali.. bukan sekadar benda mati, melainkan makhluk yang hidup, bertasbih, dan tunduk pada kehendak-Nya. Ketika manusia merusak bumi, sejatinya ia sedang melukai ayat-ayat Tuhan yang lain.

Eco-teologi menuntut perubahan cara pandang: dari berpusat pada manusia menjadi berpusat pada keseimbangan semesta. Manusia bukan penguasa tunggal, melainkan khalifah yang diberi amanah untuk menjaga keberlanjutan kehidupan. Maka, tanggung jawab ekologis sejatinya adalah wujud ibadah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Luncurkan PMB...
Kemenag Luncurkan PMB PTKIN, 36 Kampus Siap Terima Mahasiswa
Dialog di Istana Negara,...
Dialog di Istana Negara, Dema PTKIN Desak Dilakukannya Reformasi Menyeluruh
Rachmat Gobel Tegaskan...
Rachmat Gobel Tegaskan Pentingnya Industrialisasi Berbasis Pancasila dan Teknologi
Dukung IAIN Kendari...
Dukung IAIN Kendari Jadi UIN, Pj Gubernur Sultra Silaturahmi dengan Menag Nasaruddin Umar
Menag Larang Atribut...
Menag Larang Atribut Partai Masuk ke Sekolah/Kampus Naungan Kemenag
Peluncuran Peringatan...
Peluncuran Peringatan Hari Santri 2022, Menag: Jawab Kebencian dengan Prestasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Ada Gangguan Jaringan,...
Ada Gangguan Jaringan, Panitia Perpanjang Batas Pembayaran UM-PTKIN 2026
Rekomendasi
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved