Pemuda dan Semangat 'Laskar Pelangi' di Zaman Kini

Senin, 27 Oktober 2025 - 07:15 WIB
loading...
Pemuda dan Semangat...
Ahmad Sihabudin, Dosen Komunikasi Lintas Budaya Fisip Untirta. Foto/Ist
A A A
Ahmad Sihabudin
Dosen Komunikasi Lintas Budaya Fisip Untirta

BESOK tanggal 28 Oktober 2025 kita akan memperingati hari Sumpah Pemuda ke-97. Naskah ini, mencoba merefleksikan semangat pemuda melalui lirik lagu ”Laskar Pelangi”. Anak muda yang berusia 20 sampai dengan 35 tahunan saat ini, kebanyakan pemuda yang tumbuh dan mengenal film Laskar Pelangi karya Riri Riza dan Mira Lesmana.

Diangkat dari novel karya Andre Herata yang best seller saat itu, bahkan diterjemahkan ke dalam tujuh bahasa PBB, karya sastra ini yang dianggap mampu memotivasi anak-anak dunia untuk menggantungkan harapan dan cita-citanya setinggi langit. Meskipun dengan segala keterbatasan kondisi hidup dan kehidupan.

“Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia.” Sepenggal lirik dari lagu “Laskar Pelangi” karya Nidji ini mengandung makna mendalam tentang perjuangan, harapan, dan tekad yang tak pernah padam. Lagu yang diadaptasi dari kisah inspiratif karya Andrea Hirata ini menggambarkan semangat anak-anak yang hidup dalam keterbatasan, namun memiliki impian besar untuk mengubah masa depan mereka. Di balik kesederhanaan nadanya, tersimpan pesan universal tentang pentingnya berani bermimpi, bekerja keras, dan tetap optimistis dalam menghadapi kehidupan.

Kini, sembilan puluh tujuh tahun setelah ikrar suci Sumpah Pemuda dikumandangkan, semangat yang sama masih sangat relevan. Bedanya, tantangan yang dihadapi para pemuda masa kini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan penjajahan zaman: kemajuan teknologi, tekanan sosial media, krisis moral, hingga kehilangan arah identitas.

Dalam situasi inilah, pesan dari lagu “Laskar Pelangi” seolah menjadi pengingat yang lembut namun tegas: jangan pernah berhenti bermimpi, dan jangan pernah menyerah pada keadaan.

Lirik “Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia” menjadi titik tolak bagi setiap pemuda untuk menemukan tujuan hidupnya. Mimpi bukan hanya angan-angan, tetapi arah yang memberi makna pada langkah. Tanpa mimpi, seseorang mudah terjebak dalam rutinitas tanpa semangat. Pemuda masa kini memiliki kesempatan luar biasa untuk bermimpi besar, menjadi penemu, pemimpin, pendidik, atau pejuang sosial yang membawa perubahan.

Namun mimpi saja tidak cukup; ia harus disertai dengan kerja keras, disiplin, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Dalam dunia yang serba cepat, banyak anak muda yang terjebak dalam budaya instan, ingin sukses tanpa proses, ingin terkenal tanpa karya. Padahal, sebagaimana makna dalam “Laskar Pelangi”, kesuksesan justru lahir dari perjuangan dan kesabaran. Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, mimpi juga membutuhkan air mata, kegagalan, dan waktu untuk menjadi nyata.

Laskar Pelangi bukan kisah tentang satu anak yang berjuang sendirian, melainkan tentang sekelompok anak yang berjalan bersama menembus keterbatasan. Dalam kebersamaan mereka, lahir kekuatan dan harapan. Pesan ini menjadi sangat penting bagi pemuda masa kini yang hidup di era kompetisi dan individualisme tinggi. Media sosial, misalnya, sering membuat banyak orang sibuk membandingkan diri dengan orang lain hingga lupa arti kebersamaan dan empati.

Padahal, nilai gotong royong dan solidaritas sosial adalah warisan luhur bangsa yang membuat Indonesia kokoh hingga kini. Pemuda sejati bukan yang hanya ingin unggul sendiri, melainkan yang mampu mengangkat orang lain untuk maju bersama.

Di era digital, bentuk kebersamaan bisa diwujudkan melalui kolaborasi ide, kerja kreatif, atau aksi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat inilah yang perlu terus dihidupkan agar pemuda Indonesia tetap menjadi “laskar pelangi” yang membawa warna dan cahaya bagi bangsanya.

Bagian paling menggetarkan dari lagu ini adalah lirik “Menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga.” Kalimat itu sederhana, namun sarat makna. Ia mengajarkan bahwa dalam hidup, tidak semua hal berjalan sesuai harapan. Ada kegagalan, penolakan, dan luka. Namun di atas semua itu, manusia harus tetap bersyukur dan berbahagia.

Pemuda masa kini perlu membangun mental tangguh dan hati yang kuat. Tantangan zaman digital, mulai dari tekanan hidup, ketakutan gagal, hingga krisis eksistensi, dapat menggerus semangat jika tidak diimbangi dengan sikap optimis. “Menarilah dan terus tertawa” bukan sekadar ajakan untuk bahagia, tetapi ajakan untuk tetap bergerak, berjuang, dan tidak kehilangan cahaya di dalam diri.

Generasi muda hari ini adalah generasi yang lahir di tengah derasnya arus informasi. Teknologi membuka pintu seluas-luasnya untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi. Namun, teknologi juga bisa menjadi jebakan jika tidak disikapi dengan bijak. Di sinilah peran pemuda sebagai Laskar Pelangi zaman modern diuji, apakah ia akan tenggelam dalam arus atau justru menjadi pelita yang menuntun arah.

Pemuda masa kini harus berani menjadi pembelajar sepanjang hayat, kreatif dalam berkarya, dan kritis dalam berpikir. Mereka harus menggunakan teknologi bukan untuk sekadar hiburan, tetapi sebagai alat untuk membangun masa depan bangsa. Semangat Laskar Pelangi menuntun kita agar tidak menyerah oleh keterbatasan, melainkan menjadikannya peluang untuk tumbuh dan memberi manfaat.

Lagu “Laskar Pelangi” bukan hanya lagu tentang anak-anak miskin yang bermimpi besar, tetapi cermin semangat seluruh pemuda Indonesia. Ia mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati lahir dari perjuangan, bahwa keberhasilan berawal dari mimpi, dan bahwa kebersamaan akan selalu lebih kuat daripada kesendirian.

Di peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun ini, marilah kita renungkan kembali tiga semangat utama yang diwariskan para pendahulu: satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Semangat itu kini perlu diterjemahkan ke dalam dunia modern, menjadi satu tekad, satu cita, dan satu langkah bersama untuk memajukan Indonesia.

Selama pemuda Indonesia masih berani bermimpi, bekerja keras, dan menjaga persatuan, maka bangsa ini akan terus bersinar, seindah pelangi yang muncul setelah hujan reda.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Demi Akselerasi Pembangunan...
Demi Akselerasi Pembangunan Daerah, Generasi Muda Ingin Peran DPD Menguat
Rustini Muhaimin Ajak...
Rustini Muhaimin Ajak Perempuan dan Generasi Muda Rawat Ekosistem Alam
Hari Pendidikan Nasional...
Hari Pendidikan Nasional 2026, Seskab Teddy Ajak Generasi Muda Asah Potensi untuk Indonesia Maju
Darurat Mikroplastik...
Darurat Mikroplastik dan Timbal, Indonesia Terancam Kehilangan Generasi
Prabowo Tegaskan Indonesia...
Prabowo Tegaskan Indonesia Cerah: Yang Bilang Gelap, Matanya Buram!
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved