Mantan Penyidik Sebut Ada Indikasi Korupsi Whoosh, Dorong KPK Investigasi
Selasa, 21 Oktober 2025 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi menurut saya ya orang-orang yang ada di WIKA, yang ada di Jasa Marga, yang ada di mana KAI gitu kan dan terakhir Perkebunan malah ya, itu adalah pihak-pihak ya yang harus dimintai pertanggungjawaban pertama. Mengapa karena mereka yang ada di middle, kita nggak mungkin langsung ke high kayak tadi pembuat kebijakan enggak mungkin sulit,” jelasnya.
Yudi juga menyinggung perubahan regulasi terkait BUMN yang kini memisahkan kerugian BUMN dari kerugian negara, namun menilai bahwa konteks proyek Whoosh terjadi sebelum perubahan tersebut.
Namun, Yudi menyayangkan sikap KPK yang menunggu adanya laporan resmi sebelum bertindak. Dia mendorong lembaga antirasuah itu segera melakukan penyelidikan proaktif. “Cuma permasalahannya adalah saya terkejut juga ketika KPK ya, mereka menunggu terkait dengan pengaduan. Seharusnya KPK tidak perlu menunggu, ada yang dinamakan proaktif investigation, itu mereka bisa kok kan apalagi kan menarik perhatian masyarakat.”
“Kalau misalnya memang tidak terbukti juga tidak jadi masalah gitu ya tentu kita wajar karena memang ada, permintaan-permintaan. Saya pikir saat ini seharusnya KPK sudah harus bergerak,” paparnya.
Yudi juga menyinggung perubahan regulasi terkait BUMN yang kini memisahkan kerugian BUMN dari kerugian negara, namun menilai bahwa konteks proyek Whoosh terjadi sebelum perubahan tersebut.
Namun, Yudi menyayangkan sikap KPK yang menunggu adanya laporan resmi sebelum bertindak. Dia mendorong lembaga antirasuah itu segera melakukan penyelidikan proaktif. “Cuma permasalahannya adalah saya terkejut juga ketika KPK ya, mereka menunggu terkait dengan pengaduan. Seharusnya KPK tidak perlu menunggu, ada yang dinamakan proaktif investigation, itu mereka bisa kok kan apalagi kan menarik perhatian masyarakat.”
“Kalau misalnya memang tidak terbukti juga tidak jadi masalah gitu ya tentu kita wajar karena memang ada, permintaan-permintaan. Saya pikir saat ini seharusnya KPK sudah harus bergerak,” paparnya.
(rca)
Lihat Juga :