Catatan Partai Ummat untuk 1 Tahun Prabowo-Gibran: Sektor Ekonomi Masih Jadi PR, MBG Jangan Menjadi Proyek Simbolik
Senin, 20 Oktober 2025 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
“Ini bukan capaian biasa. Pemerintah berhasil menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan dan keberpihakan sosial,” sambungnya.
Baca juga: Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi
Di bidang pendidikan, ia juga menyoroti sejumlah program prioritas yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Menurut dia, program tersebut menunjukkan bagaimana visi Presiden Prabowo berfokus pada pembangunan manusia.
Program MBG kini sudah mencapai 12.508 SPPG dari target 32.000 SPPG. Saat ini, program MBG telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta. Serapan anggaran yang terus meningkatkan setiap bulan saat ini sudah Rp26,25 triliun dari Rp71 triliun yang dianggarkan atau setara 36,97 % menunjukkan pemerintah terus bekerja cepat dan konsisten.
"MBG ini benar-benar program baru yang kemudian menuntut banyak kerja sama di antara kabinet, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, masyarakat dan pihak terkait lainnya. Program ini sebuah langkah positif tapi pemerintah harus memastikan manfaatnya benar-benar sampai di daerah 3T tertinggal, terluar, terdepan. Jangan sampai MBG hanya menjadi proyek simbolik tanpa berkelanjutan,” imbuhnya.
Menurut dia, sejumlah program seperti MBG, ketahanan pangan dan energi, pembentukan lembaga investasi antar daerah, hilirisasi komoditas unggulan, hingga Koperasi Merah Putih merupakan bentuk nyata transformasi ekonomi yang perlu terus dikawal bersama. Dia melihat Prabowo juga aktif mewujudkan perdamaian dunia.
Di panggung internasional, Presiden Prabowo berhasil meningkatkan posisi dan peran Indonesia. Puncaknya terjadi pada KTT Perdamaian Sharm el-Sheikh di Mesir pada Oktober 2025, ketika Prabowo berdiri sejajar dengan para pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, menyaksikan gencatan senjata Gaza.
Baca juga: Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi
Di bidang pendidikan, ia juga menyoroti sejumlah program prioritas yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat. Menurut dia, program tersebut menunjukkan bagaimana visi Presiden Prabowo berfokus pada pembangunan manusia.
Program MBG kini sudah mencapai 12.508 SPPG dari target 32.000 SPPG. Saat ini, program MBG telah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta. Serapan anggaran yang terus meningkatkan setiap bulan saat ini sudah Rp26,25 triliun dari Rp71 triliun yang dianggarkan atau setara 36,97 % menunjukkan pemerintah terus bekerja cepat dan konsisten.
"MBG ini benar-benar program baru yang kemudian menuntut banyak kerja sama di antara kabinet, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, masyarakat dan pihak terkait lainnya. Program ini sebuah langkah positif tapi pemerintah harus memastikan manfaatnya benar-benar sampai di daerah 3T tertinggal, terluar, terdepan. Jangan sampai MBG hanya menjadi proyek simbolik tanpa berkelanjutan,” imbuhnya.
Menurut dia, sejumlah program seperti MBG, ketahanan pangan dan energi, pembentukan lembaga investasi antar daerah, hilirisasi komoditas unggulan, hingga Koperasi Merah Putih merupakan bentuk nyata transformasi ekonomi yang perlu terus dikawal bersama. Dia melihat Prabowo juga aktif mewujudkan perdamaian dunia.
Di panggung internasional, Presiden Prabowo berhasil meningkatkan posisi dan peran Indonesia. Puncaknya terjadi pada KTT Perdamaian Sharm el-Sheikh di Mesir pada Oktober 2025, ketika Prabowo berdiri sejajar dengan para pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, menyaksikan gencatan senjata Gaza.
Lihat Juga :