Wasekjen MUI: Program MBG Miliki Kebaikan Besar tapi Perlu Dikawal
Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan data yang dikeluarkan pemerintah, program tersebut terus menunjukkan peningkatan jumlah capaian penerima manfaat. Pada 17 Januari 2025, saat baru berjalan 10 hari, program ini telah menjangkau lebih dari 650.000 anak di 31 provinsi.
Per 16 Mei 2025, tercatat sebanyak 3.913.586 penerima manfaat (termasuk 3.890.685 siswa, 13.611 balita, 3.547 ibu hamil, 5.743 ibu menyusui). Memasuki awal Juni 2025, jangkauan telah mencapai 4,890,000 penerima dari 1.716 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pada Juli tahun ini, tercatat 6,7 juta orang telah menerima manfaat program MBG.
Lonjakan drastis angka penerima manfaat terjadi pada 15 Agustus 2025. Sebagaimana dilaporkan Sekretariat Negara (Setneg), program telah menjangkau 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah dan ibu hamil/menyusui di 38 provinsi dengan 5.800 SPPG.
Per 3 Oktober 2025, pemerintah mengumumkan jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 31,2 juta jiwa di seluruh Indonesia dengan realisasi anggaran mencapai Rp20,6 triliun dari pagu tahunan sebesar Rp71 triliun. Pemerintah menargetkan, pada akhir 2025 program MBG dapat menyentuh 82,9 juta penerima manfaat.
Data-data di atas menunjukkan intensitas dan skala program MBG sangat besar dan mencakup jutaan jiwa, khususnya pelajar dan ibu hamil/menyusui. Meski demikian, program ini bukannya tanpa masalah, khususnya menyangkut isu keamanan pangan.
Per 16 Mei 2025, tercatat sebanyak 3.913.586 penerima manfaat (termasuk 3.890.685 siswa, 13.611 balita, 3.547 ibu hamil, 5.743 ibu menyusui). Memasuki awal Juni 2025, jangkauan telah mencapai 4,890,000 penerima dari 1.716 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pada Juli tahun ini, tercatat 6,7 juta orang telah menerima manfaat program MBG.
Lonjakan drastis angka penerima manfaat terjadi pada 15 Agustus 2025. Sebagaimana dilaporkan Sekretariat Negara (Setneg), program telah menjangkau 20 juta anak sekolah, anak belum sekolah dan ibu hamil/menyusui di 38 provinsi dengan 5.800 SPPG.
Per 3 Oktober 2025, pemerintah mengumumkan jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 31,2 juta jiwa di seluruh Indonesia dengan realisasi anggaran mencapai Rp20,6 triliun dari pagu tahunan sebesar Rp71 triliun. Pemerintah menargetkan, pada akhir 2025 program MBG dapat menyentuh 82,9 juta penerima manfaat.
Data-data di atas menunjukkan intensitas dan skala program MBG sangat besar dan mencakup jutaan jiwa, khususnya pelajar dan ibu hamil/menyusui. Meski demikian, program ini bukannya tanpa masalah, khususnya menyangkut isu keamanan pangan.
Lihat Juga :