Wasekjen MUI: Program MBG Miliki Kebaikan Besar tapi Perlu Dikawal
Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Di beberapa daerah muncul kasus-kasus keracunan makanan dari program MBG dengan jumlah cukup banyak yang harus menjadi perhatian serius Pemerintah. Hingga pertengahan Oktober 2025, data resmi jumlah kasus keracunan akibat program MBG di Indonesia menunjukkan angka yang signifikan. Baca juga: Dukung Fatwa Haram Sound Horeg, MUI Pusat: Mengganggu Orang Lain
Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 5 Oktober 2025, tercatat 119 kejadian keracunan dengan total 11.660 kasus di 25 provinsi dan 88 kabupaten/kota. Tiga provinsi dengan jumlah kasus terbanyak adalah Jawa Barat (34 kejadian), Jawa Tengah (15 kejadian), dan Yogyakarta (13 kejadian).
Sebelumnya, pada 30 September 2025, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan jumlah kasus keracunan MBG mencapai 6.457 orang di seluruh Indonesia. Paparan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Jakarta.
Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melaporkan, hingga 12 Oktober 2025, total korban keracunan MBG mencapai 11.566 anak, dengan penambahan 1.084 kasus baru dalam periode 6–12 Oktober 2025. Meskipun jumlah korban keracunan masih kecil dibandingkan dengan cakupan penerima manfaat (puluhan juta), kejadian semacam ini tetap merupakan sinyal peringatan serius terkait aspek keamanan pangan dan pelaksanaan program.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 5 Oktober 2025, tercatat 119 kejadian keracunan dengan total 11.660 kasus di 25 provinsi dan 88 kabupaten/kota. Tiga provinsi dengan jumlah kasus terbanyak adalah Jawa Barat (34 kejadian), Jawa Tengah (15 kejadian), dan Yogyakarta (13 kejadian).
Sebelumnya, pada 30 September 2025, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan jumlah kasus keracunan MBG mencapai 6.457 orang di seluruh Indonesia. Paparan tersebut disampaikan dalam rapat bersama Komisi IX DPR di Jakarta.
Sementara itu, Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melaporkan, hingga 12 Oktober 2025, total korban keracunan MBG mencapai 11.566 anak, dengan penambahan 1.084 kasus baru dalam periode 6–12 Oktober 2025. Meskipun jumlah korban keracunan masih kecil dibandingkan dengan cakupan penerima manfaat (puluhan juta), kejadian semacam ini tetap merupakan sinyal peringatan serius terkait aspek keamanan pangan dan pelaksanaan program.
(poe)
Lihat Juga :