Manusia Naluri Berkuasa dan Berperang

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:12 WIB
loading...
A A A
Kekuasaan juga tentang Anda yang rela bekerja untuk mendapatkan uang dan menguasai kehidupan, mengalahkan rasa lapar dan memenuhi keinginan. Mereka yang saat ini berjuang untuk memerdekaan hak hak mereka yang tertindas. Kekuasaan adalah tentang mereka yang berdiri, mengangkat suara, memperjuangkan hak-hak mereka agar tak lagi direndahkan.

Kekuasaan adalah tentang mereka yang mengendalikan, mencegah diri untuk mendekati perkara-perkara yang akan membawa mereka pada masalah dan luka. Kekuasaan adalah tentang adaptasi, usaha untuk menjadi satu dengan dunia sehingga tidak teralienasi.

Di dalam dunia psikologi kekuasaan, hal ini disebut sebagai acquired sociopathy. Artinya, orang menjadi bersikap semaunya, tak peduli pada kebutuhan masyarakat luas, karena perubahan keadaan. Singkat kata, ketika memegang kekuasaan, orang menjadi kasar. Ia menjadi pribadi yang sama sekali berbeda, dibandingkan dengan sebelum berkuasa. Mereka seperti orang yang mengalami kerusakan otak. Sikapnya lebih impulsif, egois, ceroboh, sombong dan kasar.

Kehendak untuk berkuasa adalah kekuatan irasional yang dimiliki oleh setiap individu, tanpa terkecuali. Perbedaannya hanya pada bagaimana manusia menyalurkannya, mereka berafiliasi dengan malaikat atau iblis.

Filsafat Perang

Menurut Alexander Moseley dalam bukunya The Philosophy of war tahun 1943, tidak lebih pemahamannya adalah jika ada pertanyaan, Apa yang menyebabkan terjadinya perang? Jawabannya tergantung sudut pandang dari filsuf serta keinginan bebasnya.

Jika perang merupakan hasil dari pilihan manusia, ada tiga hal yang menjadi penyebab perang yang dapat diidentifikasi yaitu berkaitan dengan kebutuhan Biologis (biological), perbedaan budaya (culture) serta alasan tertentu lainnya (reason). Olehkarenanya, jika kita ingin mendalam menganalisa penyebab perang dalam diri manusia maka kita tidak terlepas dari menghubungkan sifat sifat alami manusia dengan perang itu sendiri.

Sedangkan menurut Kenneth Waltz dalam karya klasiknya Man, the State, and War pada tahun 1959 mengenal pasti tiga punca peperangan: kelemahan manusia, negara yang bersifat memiliki, dan sistem dunia yang morat marit. Analisa beliau kekal tepat sehingga hari ini. Manusia telah gagal mengelakkan peperangan selama lebih 2,000 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Perang di Mana-mana,...
Prabowo: Perang di Mana-mana, Kita Tidak Terlibat tapi Waspada
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Kejati DKI Jakarta Tahan...
Kejati DKI Jakarta Tahan Mantan Dirjen SDA dan 2 Pejabat Kementerian PU
Prabowo Cerita Kepala...
Prabowo Cerita Kepala BPKP Gemetar Lapor Orang Terdekat Presiden Menyeleweng
Prabowo Heran Pejabat...
Prabowo Heran Pejabat Makin Tinggi Pangkat Makin Enggak Jelas
MUI Minta Polemik Pernyataan...
MUI Minta Polemik Pernyataan JK Dihentikan demi Menjaga Kerukunan Bangsa
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
Rekomendasi
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved