Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Bisa Bikin Pendakwah Tak Nyaman

Minggu, 13 September 2020 - 21:16 WIB
loading...
Kasus Penusukan Syekh...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Penceramah Syekh Ali Jaber ditusuk oleh seorang pemuda saat berceramah pengajian di di Masjid Fallahudin, Jalan Thamrin Nomor 45 Suka Jawa, Bandarlampung, Minggu (13/9/2020). Pelaku telah ditangkap jamaah dan petugas kepolisian yang berjaga di areal masjid.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha mendesak polisi mengusut tuntas penikaman terhadap Syekh Ali Jaber. "Usut sampai dalangnya," kata Abdul Rachman dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Minggu (13/9/2020) malam.

Kasus ini dinilainya harus menjadi perhatian penting aparat keamanan karena bisa membuat pendakwah merasa tidak nyaman. Ulama, kata dia ujung tombak dari pembentukan moral dan akhlak generasi bangsa bagi umat muslim, begitu pun nasrani mereka memiliki pendeta dan pastor, dan anggaman lainnya.

"Bagaimana mau dakwah jika situasi ini sudah ditunggangi oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab, jadi saya meminta kepada pihak keamanan di Republik ini untuk lebih meningkatkan lagi kewaspadaan terhadap orang-orang yang selalu mau mengacaukan negeri ini," tutur Abdul Rachman. (Baca juga: Penusuk Syekh Ali Jaber Ditahan, Penanganan Kasus Diambil Alih Polresta Bandarlampung )

Dia kembali menegaskan agar polisi mengusut dalang di balik penikaman terhadap Syekh Ali Jaber. "Saya meminta sekali lagi kepada pihak yang berwajib untuk mengusut siapa dalangnya ini setiap kejadian saat dakwah para ulama mau dibunuh," tuturnya. ( Baca juga: Kronologi Penusukan Syekh Ali Jaber Terjadi saat Interaksi dengan Jamaah )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Kasus Penggelapan Dana...
Kasus Penggelapan Dana Perusahaan, Sadiah Amir Sussy Ditahan
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Cegah Gesekan Antarumat...
Cegah Gesekan Antarumat Beragama, Penyuluh Agama Kini Dibekali Aturan KUHP Baru
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Bareskrim Polri Sita...
Bareskrim Polri Sita 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Rekomendasi
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Berita Terkini
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved