Diskusi Forum Warga Negara Soroti Kasus Korupsi
Rabu, 08 Oktober 2025 - 21:19 WIB
loading...
A
A
A
Chandra menyebut “neofeodalisme” karena dari semula sumbernya adalah penguasaan tanah, kini beralih-rupa jadi penguasaan sektor alias soal kewenangan.
“Neofeodalisme tidak mengenal korupsi dalam artian maling uang rakyat. Yang ada ialah praktik memonetisasi kewenangan. Padahal, itulah dasar dari tindak korupsi,” tandasnya.
Diskusi berlangsung antusias. Melalui mimbar-mimbar diskursus publik semacam ini Forum Warga Negara beritikad untuk ambil peran mengawal setidaknya dua hal.
Pertama, menjaga momentum kesadaran kritis publik atas kondisi bangsa, kebenaran, dan keadaban. Kedua, mewadahi, mengelaborasi, dan lalu menyalurkan kesadaran kritis tersebut ke kanal-kanal yang tepat dalam bentuk rekomendasi, advokasi, aksi, dsb.
Di pengujung diskusi, Forum Warga Negara membacakan pernyataan sikapnya terhadap kondisi bangsa. Pernyataan sikap itu ditajuki sebagai “Manifesto Ampera”.
“Neofeodalisme tidak mengenal korupsi dalam artian maling uang rakyat. Yang ada ialah praktik memonetisasi kewenangan. Padahal, itulah dasar dari tindak korupsi,” tandasnya.
Diskusi berlangsung antusias. Melalui mimbar-mimbar diskursus publik semacam ini Forum Warga Negara beritikad untuk ambil peran mengawal setidaknya dua hal.
Pertama, menjaga momentum kesadaran kritis publik atas kondisi bangsa, kebenaran, dan keadaban. Kedua, mewadahi, mengelaborasi, dan lalu menyalurkan kesadaran kritis tersebut ke kanal-kanal yang tepat dalam bentuk rekomendasi, advokasi, aksi, dsb.
Di pengujung diskusi, Forum Warga Negara membacakan pernyataan sikapnya terhadap kondisi bangsa. Pernyataan sikap itu ditajuki sebagai “Manifesto Ampera”.
(shf)
Lihat Juga :