Cak Imin dan Nasaruddin Umar Bahas Standardisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes

Selasa, 07 Oktober 2025 - 12:31 WIB
loading...
A A A
"Kita tahu bahwa pesantren-pesantren kita ini jumlahnya 40ribuan lebih, yang ya sejujurnya memang semuanya dalam posisi yang terbatas," paparnya.

Cak Imin mengungkapkan bahwa sebagian besar pesantren berada pada kelompok desil 1, 2, dan 3, yang artinya memiliki keterbatasan fasilitas dan sumber daya. Oleh karena itu, pemerintah perlu turun langsung memastikan keamanan dan kelayakan bangunan pesantren, terutama demi keselamatan para santri.

"Pesantrennya dari rata-rata desil 1, 2, desil 1, 2 dan 3. Memang kondisi pesantrennya yang dibuat dalam lembaga pendidikan yang sangat terbatas," ujar Cak Imin.

Lebih lanjut, Cak Imin mengatakan bahwa Kementerian Agama mempunyai Dirjen Pendidikan Islam untuk menangani pesantren. Sehingga, data-data yang akan akan menjadi bahan evaluasi bersama.

“Pak Menteri Agama ini punya satu Direktur, Pak ya? Direktur khusus untuk menangani pesantren yang berarti data-nya akan terus kita update bareng-bareng yang nanti update itulah yang akan menjadi bahan kita untuk bersama kementerian-kementerian lain dalam melaksanakan langkah-langkah tepat penanggulangan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Nasaruddin Umar Usul...
Nasaruddin Umar Usul 18.000 Guru Agama Honorer Diprioritaskan Diangkat ASN
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
Matahari Tepat di Atas...
Matahari Tepat di Atas Kakbah pada 15—16 Juli, Menag Ajak Pastikan Ketepatan Arah Kiblat
Rekomendasi
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
Berita Terkini
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved