Gus Irfan Pastikan Skema Kuota Haji 2026 Tetap 92% Reguler dan 8 Persen Khusus
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 20:09 WIB
loading...
A
A
A
Jika usulan tersebut diterima kata Gus Irfan, dapat mengurangi lama antrean pada calon jemaah haji berangkat ke Tanah Suci.
"Kita ingin menggunakan dasar antrean, jika kita gunakan antrean sepenuhnya, maka akan terjadi pemerataan, di seluruh Indonesia antrean akan menjadi 26,4 tahun," ujarnya.
"Tidak seperti sekarang ini, ada yang 18 tahun ada yang 40 tahun, tentu kita masih menunggu persetujuan dari teman-teman di DPR, mudah-mudahan itu bisa dilakukan di sana atau kemungkinan ada alternatif lain," sambungnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kuota haji Indonesia untuk pelaksanaan ibadah 2026 berada di angka 221 ribu jemaah. Jumlah tersebut sama dengan kuota pelaksanaan haji 2025.
Hal itu ia sampaikan seusai Kementerian Haji dan Umrah bersama Kejaksaan Agung terkait penyelenggaraan haji yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (30/9/2025).
"Kita ingin menggunakan dasar antrean, jika kita gunakan antrean sepenuhnya, maka akan terjadi pemerataan, di seluruh Indonesia antrean akan menjadi 26,4 tahun," ujarnya.
"Tidak seperti sekarang ini, ada yang 18 tahun ada yang 40 tahun, tentu kita masih menunggu persetujuan dari teman-teman di DPR, mudah-mudahan itu bisa dilakukan di sana atau kemungkinan ada alternatif lain," sambungnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, kuota haji Indonesia untuk pelaksanaan ibadah 2026 berada di angka 221 ribu jemaah. Jumlah tersebut sama dengan kuota pelaksanaan haji 2025.
Hal itu ia sampaikan seusai Kementerian Haji dan Umrah bersama Kejaksaan Agung terkait penyelenggaraan haji yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Selasa (30/9/2025).
Lihat Juga :