Reformasi Polri Harus Menyeluruh dan Mendasar
Rabu, 01 Oktober 2025 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau kita tidak memahami belenggu realitas bangsa, termasuk kelemahan konstitusi, maka Reformasi Polri akan salah sasaran," katanya.
Mantan Wakil Ketua Tim Penyusun Konsep Reformasi Internal ABRI 1998 itu mengatakan, rendahnya legitimasi Polri serta maraknya kasus yang menjerat sebagian elitnya, mulai dari narkoba hingga judi online, bukan sekadar soal moral individu, melainkan akibat sistem yang keliru.
Dia bahkan menilai, jika dilakukan pembuktian terbalik terhadap kekayaan elite Polri serta uji kelayakan terbuka yang melibatkan rakyat, maka hanya sedikit yang akan lolos. Dia mengingatkan, dalam konsep Reformasi Internal ABRI, Polri ditempatkan sebagai bagian dari Law and Justice System.
Baca juga: Reformasi Polri, Terealisasi atau Sekadar Janji?
Namun, dalam praktiknya, Polri justru berbalik arah dan mengambil alih peran TNI seperti di masa Orde Baru. “Ibarat pertandingan sepak bola, Polri sebagai wasit kini juga ikut menjadi pemain,” imbuhnya.
Mantan Wakil Ketua Tim Penyusun Konsep Reformasi Internal ABRI 1998 itu mengatakan, rendahnya legitimasi Polri serta maraknya kasus yang menjerat sebagian elitnya, mulai dari narkoba hingga judi online, bukan sekadar soal moral individu, melainkan akibat sistem yang keliru.
Dia bahkan menilai, jika dilakukan pembuktian terbalik terhadap kekayaan elite Polri serta uji kelayakan terbuka yang melibatkan rakyat, maka hanya sedikit yang akan lolos. Dia mengingatkan, dalam konsep Reformasi Internal ABRI, Polri ditempatkan sebagai bagian dari Law and Justice System.
Baca juga: Reformasi Polri, Terealisasi atau Sekadar Janji?
Namun, dalam praktiknya, Polri justru berbalik arah dan mengambil alih peran TNI seperti di masa Orde Baru. “Ibarat pertandingan sepak bola, Polri sebagai wasit kini juga ikut menjadi pemain,” imbuhnya.
Lihat Juga :