Soal Seleksi Pimpinan Baznas, Forum Zakat: Harus yang Kompeten dan Visioner
Rabu, 01 Oktober 2025 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
FOZ menekankan, dukungan diberikan kepada siapa pun yang terbukti memiliki kiprah panjang dalam gerakan zakat. Wildhan mencontohkan sosok Bambang Suherman, yang pernah memimpin FOZ selama dua periode serta berkarier sebagai direktur di Dompet Dhuafa dalam bidang komunikasi, pengembangan sumber daya, hingga program.
“Bambang dikenal mendorong kolaborasi lintas sektor dan mengembangkan tata kelola zakat berbasis data serta dampak. Latar belakang pengalamanya yang lebih dari satu dekade berkiprah di Dompet Dhuafa serta memimpin banyak kolaborasi nasional selama memimpin Forum Zakat menjadi modal yang kuat untuk melakukan perubahan di Baznas," ungkap Wildhan.
Baca juga: Bersama Mensos RI, BAZNAS Resmikan Bantuan Masjid Cahaya Zakat dan ZCorner di Kampung Nelayan Indramayu
Selain itu, FOZ juga menilai penting figur yang memiliki kedekatan dengan ranah kebijakan publik. Wildhan menyinggung sosok Sodik Mudjahid, tokoh Darul Hikam yang lama berkecimpung dalam isu sosial dan keagamaan.
“Pengalaman beliau sebagai anggota DPR RI Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi agama dan sosial memberi nilai tambah karena memiliki pemahaman mendalam khususnya terkait fikih, literasi dan regulasi Zakat. Kedekatan dengan proses kebijakan akan memperkuat sinergi program zakat dengan agenda pembangunan nasional,” paparnya.
“Bambang dikenal mendorong kolaborasi lintas sektor dan mengembangkan tata kelola zakat berbasis data serta dampak. Latar belakang pengalamanya yang lebih dari satu dekade berkiprah di Dompet Dhuafa serta memimpin banyak kolaborasi nasional selama memimpin Forum Zakat menjadi modal yang kuat untuk melakukan perubahan di Baznas," ungkap Wildhan.
Baca juga: Bersama Mensos RI, BAZNAS Resmikan Bantuan Masjid Cahaya Zakat dan ZCorner di Kampung Nelayan Indramayu
Selain itu, FOZ juga menilai penting figur yang memiliki kedekatan dengan ranah kebijakan publik. Wildhan menyinggung sosok Sodik Mudjahid, tokoh Darul Hikam yang lama berkecimpung dalam isu sosial dan keagamaan.
“Pengalaman beliau sebagai anggota DPR RI Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi agama dan sosial memberi nilai tambah karena memiliki pemahaman mendalam khususnya terkait fikih, literasi dan regulasi Zakat. Kedekatan dengan proses kebijakan akan memperkuat sinergi program zakat dengan agenda pembangunan nasional,” paparnya.
Lihat Juga :