Jejak Sejarah di Balik Pakta Saudi-Pakistan

Selasa, 30 September 2025 - 08:15 WIB
loading...
Jejak Sejarah di Balik...
Eko Ernada, Dosen Hubungan Internasional Univeritas Jember. Foto/Istimewa
A A A
Eko Ernada
Dosen Hubungan Internasional Univeritas Jember

PAKTA pertahanan antara Arab Saudi dan Pakistan yang diumumkan baru-baru ini sontak memantik diskusi tentang arah baru geopolitik kawasan. Aljazeera menyebutnya sebagai “watershed”, sebuah tonggak yang bisa menggeser konfigurasi keamanan di Asia Selatan, Teluk, bahkan meluas hingga Asia Tengah. Pertanyaan mendasarnya: apakah perjanjian ini hanya sekadar kerja sama militer pragmatis, ataukah ia menandai babak baru dalam arsitektur keamanan global yang sedang bertransformasi?

Sejarah aliansi pertahanan selalu sarat dengan ambivalensi: di satu sisi memberi rasa aman bagi anggotanya, di sisi lain menciptakan ketergantungan strategis dan menyalakan perlombaan kekuatan. Pakta Saudi–Pakistan tak bisa dibaca secara ahistoris; ia perlu ditempatkan dalam rentetan sejarah panjang aliansi dunia, baik yang sukses mengukuhkan keamanan jangka panjang maupun yang akhirnya menjerumuskan mitranya dalam pusaran konflik.

Kita ingat bagaimana Mesir di era Gamal Abdel Nasser memilih merapat ke Uni Soviet pada 1950–1960-an. Kala itu, Washington menolak memberi bantuan militer besar-besaran kepada Kairo, dan Moskow tampil sebagai penyokong utama pembangunan bendungan Aswan sekaligus pemasok senjata. Namun hubungan ini tidak berlangsung stabil. Kekalahan Mesir dalam Perang Enam Hari 1967 menggerus kredibilitas Soviet, dan Anwar Sadat kemudian memutuskan beralih ke Amerika Serikat di awal 1970-an.

Aliansi Mesir–Soviet adalah pelajaran bagaimana pakta militer bisa menjadi sekutu sementara, bukan ikatan permanen, dan lebih sering mencerminkan kalkulasi pragmatis dibandingkan solidaritas ideologis. Paralelnya jelas terlihat pada Saudi dan Pakistan. Riyadh melihat Washington tak lagi seandal dulu, terutama setelah gejolak Gaza, pembicaraan normalisasi dengan Israel yang berliku, serta kebimbangan Amerika menjaga komitmennya di Teluk.

Pakistan sendiri berada dalam tekanan ekonomi sekaligus isolasi strategis, dengan kebutuhan mendesak akan bantuan energi dan investasi. Kedua negara bertemu dalam satu simpul kepentingan: saling membutuhkan untuk menyeimbangkan tekanan dari luar. Persis seperti Mesir dan Soviet dahulu, aliansi ini lahir dari rasa ketidakpuasan terhadap mitra lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Rekomendasi
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Sambut Hari Kemerdekaan,...
Sambut Hari Kemerdekaan, The Margo Hotel Hadirkan Kuliner Bertema Harmony of Indonesia
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Berita Terkini
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Jubir Otorita IKN Troy...
Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Besok
Kapolri Cup Shooting...
Kapolri Cup Shooting Championship 2026, Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved