Jokowi Minta Data Penerima Bansos Dibuka ke Publik
Senin, 04 Mei 2020 - 10:51 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya agar data penerima bantuan sosial (bansos) dibuka secara transparan. Seperti diketahui, program bansos merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengatasi dampak penyebaran Covid-19.
"Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara tranparan," katanya saat membuka rapat terbatas, Senin (4/5/2020).
Dia mengatakan, perlu dibuka juga jenis bansos yang diterima. Termasuk juga kriteria-kriteria yang diterapkan dalam pembagian bansos tersebut.
"Siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa. Sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan. Dan kita bisa melakukan segera koreksi di lapangan," ujarnya. (Baca juga: Pandemi Corona, Zakat Baznas di Awal Ramadhan Lampaui Target ).
Lebih lanjut Jokowi juga meminta agar dibuat hotline pengaduan untuk program pembagian bansos. "Saya minta dibuat hotline untuk pengaduan. Sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan kita bisa ketahui secara cepat," pungkasnya.
"Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara tranparan," katanya saat membuka rapat terbatas, Senin (4/5/2020).
Dia mengatakan, perlu dibuka juga jenis bansos yang diterima. Termasuk juga kriteria-kriteria yang diterapkan dalam pembagian bansos tersebut.
"Siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa. Sehingga jelas tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan. Dan kita bisa melakukan segera koreksi di lapangan," ujarnya. (Baca juga: Pandemi Corona, Zakat Baznas di Awal Ramadhan Lampaui Target ).
Lebih lanjut Jokowi juga meminta agar dibuat hotline pengaduan untuk program pembagian bansos. "Saya minta dibuat hotline untuk pengaduan. Sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan kita bisa ketahui secara cepat," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :