PBHI Anggap Wacana Pembentukan Komisi Reformasi Kepolisian Cuma Gimik
Kamis, 18 September 2025 - 14:50 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengungkapkan publik sudah terlalu sering disuguhi gimik reformasi kepolisian yang berakhir pada kegagalan. “Reformasi Polri mati suri. Komisi itu hanya akan menambah tumpukan janji kosong. Yang dibutuhkan adalah kemauan politik untuk menindak aparat yang melanggar hukum dan memperkuat akuntabilitas institusi,” pungkasnya.
Sementara itu, Luhut Situmorang dari GMNI Jakarta Timur menilai wacana ini menunjukkan bahwa pemerintah gagal membaca aspirasi rakyat. “Komisi reformasi tidak akan menyelesaikan persoalan struktural di tubuh kepolisian. Yang dibutuhkan adalah keberanian membongkar mafia hukum di internal Polri yang sudah lama menjadi rahasia umum,” ucapnya.
Dari aktivis Komunitas Marsinah Yuli Riswati, kritik diarahkan pada keberpihakan kepolisian. “Jika polisi terus berada di sisi oligarki dan kekuasaan, maka komisi apa pun tidak akan berarti. Reformasi Polri harus dikembalikan pada kepentingan rakyat, bukan elite politik,” imbuhnya.
Ketua RW08 Kelurahan Gunung yang juga mewakili Hangjebat Melawan Toro menekankan bahwa gagasan komisi hanyalah upaya pemerintah untuk menenangkan keresahan publik. “Isu reformasi polisi sudah lama dipakai sebagai pengalihan isu. Padahal rakyat menuntut perubahan konkret, terutama soal kekerasan aparat dalam penanganan aksi massa dan kriminalisasi aktivis,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :