Demo Ricuh Bikin Aktivis Ditangkap, Aktivis 98: Teror Demokrasi

Rabu, 10 September 2025 - 16:41 WIB
loading...
Demo Ricuh Bikin Aktivis...
Aktivis 98 John Muhammad menyatakan penangkapan para aktivis imbas aksi demo 28-30 Agustus 2025 merupakan teror terhadap demokrasi. Aktivis yang melontarkan kritik dianggap sebagai aksi teror. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Aktivis 98 John Muhammad menyatakan penangkapan para aktivis imbas aksi demo 28-30 Agustus 2025 merupakan teror terhadap demokrasi. Aktivis yang melontarkan kritik dianggap sebagai aksi teror.

"Ini teror terhadap demokrasi, teror terhadap kebebasan berekspresi, teror terhadap kritik," ujar John, Rabu (10/9/2025).

Baca juga: DPR Minta TNI Jelaskan soal Ferry Irwandi yang Dinilai Ancam Pertahanan Siber

Padahal, pemerintah yang melakukan aksi teror dengan menangkap dan memenjarakan para aktivis. "Kemudian tidak melepaskan kawan-kawan kita ini. Sejujurnya mereka adalah teror terhadap rezim teror terhadap demokrasi. Kedua, saya ingin tambahkan soal ketakutan karena teror itu kaitannya dengan supaya kita takut, supaya kita bungkam," ungkapnya.

Koordinator KontraS Dimas Arya Bagus menambahkan para aktivis yang ditangkap Polda Metro Jaya dituduh melakukan penghasutan. Namun, tuduhan itu sejatinya tuduhan terburu-buru yang bisa merusak masa depan gerakan anak muda.

"Tuduhan penghasutan yang dialamatkan kepolisian pada semua orang yang ditangkap, termasuk Pedro, Muzaffar, Syahdan, dan Khariq Anhar adalah tuduhan yang terburu-buru dan tuduhan yang dapat merusak ke depannya masa depan partisipasi gerakan anak muda dalam mendorong kebijakan publik yang lebih baik di negara ini," ujar John.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Rekomendasi
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Berita Terkini
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan...
Kuasa Hukum Ungkap Hubungan Don Ritto-Febrie Adriansyah: Satu Kampung
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved