55% Penduduk DKI Jakarta Harus Tinggal di Rumah untuk Turunkan Covid-19
Jum'at, 11 September 2020 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Iwan mengatakan pembatasan mobilitas penduduk tetap berjalan dengan disiplin protokol kesehatan juga akan mencegah naiknya kasus Covid-19. “Seharusnya ini tidak terjadi kalau protokol kesehatan yang dilakukan, karena dari penelitian yang ada sebetulnya protokol kesehatan bisa mencegah naiknya kasus setelah PSBB dilonggarkan. Asal, dilakukan dengan cakupan yang besar, konsisten dan benar. Nah kita masih punya masalah di sini,” katanya.
(Baca: Satgas: Pembatasan Mobilitas Penduduk Cegah Potensi Penularan COVID-19)
Sehingga, tegas Iwan jika PSBB dilonggarkan ketika kasus Covid-19 mulai terkendali harus diganti dengan disiplin protokol kesehatan agar kasus tidak kembali naik. “Nah, tapi kan kita tidak mungkin PSBB terus. Suatu saat kan pasti dilonggarkan. Nah waktu dilonggarkan yang tadi kegiatan PSBB yang meminta orang di rumah saja harus digantikan dengan tadi protokol kesehatan. Itu harus dilakukan dengan cakupan yang tinggi dan dengan benar,” katanya.
Iwan mengatakan sebanyak 85% penduduk disiplin memakai masker akan menurunkan transmisi kasus Covid-19 seperti saat diberlakukan PSBB. “Kemudian kalau nanti PSBB-nya sudah mau dilonggarkan kalau mulai terkendali kemudian PSBB dilonggarkan lagi, itu dari penelitian yang ada itu harusnya cakupan memakai masker 85%. Baru kita bisa mempertahankan seperti kita lakukan PSBB,” katanya.
(Baca: Satgas: Pembatasan Mobilitas Penduduk Cegah Potensi Penularan COVID-19)
Sehingga, tegas Iwan jika PSBB dilonggarkan ketika kasus Covid-19 mulai terkendali harus diganti dengan disiplin protokol kesehatan agar kasus tidak kembali naik. “Nah, tapi kan kita tidak mungkin PSBB terus. Suatu saat kan pasti dilonggarkan. Nah waktu dilonggarkan yang tadi kegiatan PSBB yang meminta orang di rumah saja harus digantikan dengan tadi protokol kesehatan. Itu harus dilakukan dengan cakupan yang tinggi dan dengan benar,” katanya.
Iwan mengatakan sebanyak 85% penduduk disiplin memakai masker akan menurunkan transmisi kasus Covid-19 seperti saat diberlakukan PSBB. “Kemudian kalau nanti PSBB-nya sudah mau dilonggarkan kalau mulai terkendali kemudian PSBB dilonggarkan lagi, itu dari penelitian yang ada itu harusnya cakupan memakai masker 85%. Baru kita bisa mempertahankan seperti kita lakukan PSBB,” katanya.
(muh)
Lihat Juga :