Mendagri Minta Pemda Jaga Inflasi Lewat Stabilitas Harga Pangan
Rabu, 27 Agustus 2025 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Tito juga mengapresiasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang berhasil menekan harga beras di berbagai daerah. Dari 233 daerah yang sebelumnya mengalami kenaikan harga, kini menyisakan sekitar 201 daerah.
"Bulog saat ini punya stok 4 juta ton beras, dan 3,3 juta ton di antaranya siap produksi. Saya minta Bulog mengeluarkan 7.000 ton per hari, terutama di daerah yang harga berasnya masih tinggi," ujar mantan Kapolri itu.
Harga beras SPHP dipatok Rp12.000–Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan lima kilogram. Penyaluran dilakukan oleh TNI-Polri, Pemda, hingga BUMN pangan, termasuk BNN dan ID Food.
Selain itu, Tito mendorong Pemda membentuk grup WhatsApp khusus untuk memantau harga pangan. Ia meminta kepala daerah rutin turun ke pasar setiap dua minggu sekali, guna mengecek komoditas yang mengalami lonjakan harga.
"Kalau ada kenaikan Rp2.000–Rp4.000 per kilo, segera rapat dengan BPS, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, dan Kadin. Kepala daerah punya banyak instrumen, baik kebijakan maupun anggaran," pungkasnya.
"Bulog saat ini punya stok 4 juta ton beras, dan 3,3 juta ton di antaranya siap produksi. Saya minta Bulog mengeluarkan 7.000 ton per hari, terutama di daerah yang harga berasnya masih tinggi," ujar mantan Kapolri itu.
Harga beras SPHP dipatok Rp12.000–Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan lima kilogram. Penyaluran dilakukan oleh TNI-Polri, Pemda, hingga BUMN pangan, termasuk BNN dan ID Food.
Selain itu, Tito mendorong Pemda membentuk grup WhatsApp khusus untuk memantau harga pangan. Ia meminta kepala daerah rutin turun ke pasar setiap dua minggu sekali, guna mengecek komoditas yang mengalami lonjakan harga.
"Kalau ada kenaikan Rp2.000–Rp4.000 per kilo, segera rapat dengan BPS, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, dan Kadin. Kepala daerah punya banyak instrumen, baik kebijakan maupun anggaran," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :