Jokowi Ikut Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Kuasa Hukum: Patahkan Tuduhan Ijazah Palsu
Sabtu, 26 Juli 2025 - 18:33 WIB
loading...
Mantan Presiden Jokowi menghadiri Reuni ke-45 Angkatan Tahun 80 Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada Sabtu (26/7/2025). Foto/Kuntadi
A
A
A
JAKARTA - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, pada Sabtu (26/7/2025). Kehadiran Jokowi di acara reuni itu dinilai kuasa hukumnya telah mematahkan tuduhan ijazah palsu.
Kuasa Hukum Joko Widodo (Jokowi), Yakup Hasibuan mengatakan, reuni itu merupakan acara biasa yang dihadiri para alumni Fakultas Kehutanan UGM termasuk kliennya, Jokowi.
Baca juga: Tampil Beda dari Alumni Lainnya, Jokowi Kenakan Kemeja Putih di Reuni Fakultas Kehutanan UGM
"Kalau saya melihatnya memang ini acara reuni biasa yang dihadiri oleh alumni-alumni, termasuk Pak Jokowi," ujar Yakup saat dihubungi, Sabtu (26/7/2025).
Kendati demikian, Yakup mengatakan, kehadiran Jokowi di acara reuni alumni Fakultas Kehutanan UGM itu, telah mematahkan tuduhan ijazah palsu.
Namun, ia menegaskan, pihaknya akan tetap menempuh jalur hukum pihak yang menuduh ijazah palsu kliennya.
"Mungkin secara alami ini juga mematahkan seluruh tuduhan mengenai ijazah palsu," ujar Yakup.
Baca juga: Jokowi Curhat di UGM: Ijazah Diragukan, Skripsi Diserang hingga KKN Pun Diperiksa
"Walaupun kami tetap minta dan hormati proses hukum yang sedang berjalan," pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi kembali angkat bicara soal polemik ijazah yang masih terus dipersoalkan sebagian pihak.
Momen itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri Reuni ke-45 Angkatan Tahun '80 Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).
Di hadapan rekan-rekan alumni seangkatan saat reuni UGM, Jokowi menyampaikan curhatannya terkait perjalanan panjang tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.
“Semuanya (alumni) saya lihat tampak senang, tapi jangan senang dulu, soalnya ijazah saya masih diragukan,” ujar Jokowi yang disambut tawa alumni UGM, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, meski seluruh proses akademik telah dilalui dan dinyatakan sah oleh UGM, isu ini masih berproses secara hukum. Dia bahkan menyebut bahwa putusan akhir mengenai keabsahan ijazahnya kini berada di tangan pengadilan.
“Jadi hati-hati, sekarang keputusan (ijazah saya asli atau tidak) ada di pengadilan, begitu keputusannya asli, bapak-ibu boleh senang-senang, tapi kalau tidak yang 88 (alumni) juga bisa kena,” ujarnya.
Kuasa Hukum Joko Widodo (Jokowi), Yakup Hasibuan mengatakan, reuni itu merupakan acara biasa yang dihadiri para alumni Fakultas Kehutanan UGM termasuk kliennya, Jokowi.
Baca juga: Tampil Beda dari Alumni Lainnya, Jokowi Kenakan Kemeja Putih di Reuni Fakultas Kehutanan UGM
"Kalau saya melihatnya memang ini acara reuni biasa yang dihadiri oleh alumni-alumni, termasuk Pak Jokowi," ujar Yakup saat dihubungi, Sabtu (26/7/2025).
Kendati demikian, Yakup mengatakan, kehadiran Jokowi di acara reuni alumni Fakultas Kehutanan UGM itu, telah mematahkan tuduhan ijazah palsu.
Namun, ia menegaskan, pihaknya akan tetap menempuh jalur hukum pihak yang menuduh ijazah palsu kliennya.
"Mungkin secara alami ini juga mematahkan seluruh tuduhan mengenai ijazah palsu," ujar Yakup.
Baca juga: Jokowi Curhat di UGM: Ijazah Diragukan, Skripsi Diserang hingga KKN Pun Diperiksa
"Walaupun kami tetap minta dan hormati proses hukum yang sedang berjalan," pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi kembali angkat bicara soal polemik ijazah yang masih terus dipersoalkan sebagian pihak.
Momen itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri Reuni ke-45 Angkatan Tahun '80 Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).
Di hadapan rekan-rekan alumni seangkatan saat reuni UGM, Jokowi menyampaikan curhatannya terkait perjalanan panjang tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.
“Semuanya (alumni) saya lihat tampak senang, tapi jangan senang dulu, soalnya ijazah saya masih diragukan,” ujar Jokowi yang disambut tawa alumni UGM, Sabtu (26/7/2025).
Menurutnya, meski seluruh proses akademik telah dilalui dan dinyatakan sah oleh UGM, isu ini masih berproses secara hukum. Dia bahkan menyebut bahwa putusan akhir mengenai keabsahan ijazahnya kini berada di tangan pengadilan.
“Jadi hati-hati, sekarang keputusan (ijazah saya asli atau tidak) ada di pengadilan, begitu keputusannya asli, bapak-ibu boleh senang-senang, tapi kalau tidak yang 88 (alumni) juga bisa kena,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :