Menko Pangan Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Berperan Aktif di Koperasi Merah Putih
Rabu, 23 Juli 2025 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
“Perlu penguatan SDM dalam bidang digital untuk merespons perkembangan teknologi dan zaman. Karakter sebagai pengusaha muslim menyangkut kejujuran dan profesionalitas,” katanya.
Ketua MCEBI Endang Rudiatin mengatakan, karakter entrepreneur yang ingin dihasilkan dari bootcamp ini adalah Muslim-technopreneur. Wirausaha pengguna dan pengembang teknologi dalam usahanya secara bijaksana, sebagaimana karakter muslim. “Kami berupaya mengatasi masalah pengangguran sarjana di Indonesia melalui program ini,” katanya.
Kegiatan Studentpreneur Bootcamp yang digelarkan di desa wisata Tebing Breksi berlangsung selama 3 hari 19-21 Juli 2025 dimulai dari mentoring, kompetisi usaha, diskusi interaktif dengan pengusaha sukses dan puncak acara "business matching" yang mempertemukan peserta bootcamp dengan para pengusaha besar.
Misi MCEBI salah satunya membangun jejaring wirausaha untuk tumbuh lebih cepat Beberapa rencana kerjasama akan dijajaki dengan Kementerian UMKM, PT Paragon Technology Innovation, PT Merpati Alam Semesta, dan Kamar Dagang Indonesis (Kadin).
Secara bersamaan, MCEBI juga menyelenggarakan workshop para dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan dan para inkubator bisnis kampus. Workshop menghasilkan rekomendasi rancangan perkuliahan kewirausahaan agar lebih banyak praktek ataupun pengalaman berwirausaha. Tahun ini terdapat peningkatan jumlah peserta dan PTMA yang terlibat; 75 usaha peserta mahasiswa dan 10 pelaku usaha desa wisata.
MCEBI didirikan oleh PTMA se Indonesia yang memiliki visi mencetak generasi muda entrepreneur yang andal dan tetap beretika mengusung tema Becoming Muslim-technopreneur. MCEBI turut mendukung Asta Cita presiden Prabowo dalam kemandirian ekonomi, mendorong ketahanan pangan lokal serta hilirisasi dan komersialisasi berbasis sumber daya lokal.
Ketua MCEBI Endang Rudiatin mengatakan, karakter entrepreneur yang ingin dihasilkan dari bootcamp ini adalah Muslim-technopreneur. Wirausaha pengguna dan pengembang teknologi dalam usahanya secara bijaksana, sebagaimana karakter muslim. “Kami berupaya mengatasi masalah pengangguran sarjana di Indonesia melalui program ini,” katanya.
Kegiatan Studentpreneur Bootcamp yang digelarkan di desa wisata Tebing Breksi berlangsung selama 3 hari 19-21 Juli 2025 dimulai dari mentoring, kompetisi usaha, diskusi interaktif dengan pengusaha sukses dan puncak acara "business matching" yang mempertemukan peserta bootcamp dengan para pengusaha besar.
Misi MCEBI salah satunya membangun jejaring wirausaha untuk tumbuh lebih cepat Beberapa rencana kerjasama akan dijajaki dengan Kementerian UMKM, PT Paragon Technology Innovation, PT Merpati Alam Semesta, dan Kamar Dagang Indonesis (Kadin).
Secara bersamaan, MCEBI juga menyelenggarakan workshop para dosen pengampu mata kuliah kewirausahaan dan para inkubator bisnis kampus. Workshop menghasilkan rekomendasi rancangan perkuliahan kewirausahaan agar lebih banyak praktek ataupun pengalaman berwirausaha. Tahun ini terdapat peningkatan jumlah peserta dan PTMA yang terlibat; 75 usaha peserta mahasiswa dan 10 pelaku usaha desa wisata.
MCEBI didirikan oleh PTMA se Indonesia yang memiliki visi mencetak generasi muda entrepreneur yang andal dan tetap beretika mengusung tema Becoming Muslim-technopreneur. MCEBI turut mendukung Asta Cita presiden Prabowo dalam kemandirian ekonomi, mendorong ketahanan pangan lokal serta hilirisasi dan komersialisasi berbasis sumber daya lokal.
(cip)
Lihat Juga :