Menko Pangan Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Berperan Aktif di Koperasi Merah Putih
Rabu, 23 Juli 2025 - 08:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Basmi Tengkulak dan Rentenir
Zulhas juga mengungkapkan sejumlah program konkret pemerintah, termasuk penguatan koperasi desa, pengembangan gerai sembako di perdesaan hingga hilirisasi industri pangan yang selama ini terjebak dalam rantai pasok yang tidak adil bagi petani.
Zulhas menjelaskan pemerintah saat ini fokus pada dua hal utama, yakni penguatan kedaulatan negara dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. “Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang kuat. Negara harus hadir untuk memperkuat institusi, tetapi masyarakat juga harus diberdayakan. Ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang menggerakkan umat melalui pendidikan dan ekonomi,” ujarnya.
Dengan kehadiran mahasiswa dari seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, Zulhas berharap Studentpreneur Bootcamp tidak hanya menjadi pelatihan sesaat, tetapi juga titik awal lahirnya gerakan technopreneur Muslim yang membela kepentingan rakyat.
Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Dewan Pakar Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Bambang Setiaji menekankan pentingnya business matching karena UMKM terkoneksi dengan industri.
Zulhas juga mengungkapkan sejumlah program konkret pemerintah, termasuk penguatan koperasi desa, pengembangan gerai sembako di perdesaan hingga hilirisasi industri pangan yang selama ini terjebak dalam rantai pasok yang tidak adil bagi petani.
Zulhas menjelaskan pemerintah saat ini fokus pada dua hal utama, yakni penguatan kedaulatan negara dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. “Kita ingin membangun ekosistem ekonomi yang kuat. Negara harus hadir untuk memperkuat institusi, tetapi masyarakat juga harus diberdayakan. Ini sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang menggerakkan umat melalui pendidikan dan ekonomi,” ujarnya.
Dengan kehadiran mahasiswa dari seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia, Zulhas berharap Studentpreneur Bootcamp tidak hanya menjadi pelatihan sesaat, tetapi juga titik awal lahirnya gerakan technopreneur Muslim yang membela kepentingan rakyat.
Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Dewan Pakar Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Bambang Setiaji menekankan pentingnya business matching karena UMKM terkoneksi dengan industri.
Lihat Juga :