Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Harapan Ekonomi Rakyat

Senin, 21 Juli 2025 - 20:38 WIB
loading...
A A A
Artinya, KDMP tidak bisa berdiri sendiri. Ia perlu didukung dengan reformasi kebijakan yang lebih luas: memperkuat posisi tawar produk desa, menjamin keberpihakan pasar pemerintah kepada produk koperasi, dan memutus ketergantungan desa terhadap mekanisme distribusi yang eksploitatif.

Dalam hal ini, pemerintah daerah harus dilibatkan secara aktif—bukan hanya sebagai fasilitator, tapi juga sebagai pengguna hasil koperasi desa. Misalnya, belanja desa atau kabupaten untuk konsumsi, bahan bangunan, atau alat pertanian bisa diarahkan untuk menyerap produk dari koperasi KDMP.

Menyongsong Masa Depan KDMP
Jika KDMP dikelola dengan baik—dengan pendekatan partisipatif, kaderisasi, dan penguatan kelembagaan—program ini bisa menjadi lokomotif baru ekonomi lokal. Desa bisa menjadi produsen sekaligus pengelola nilai tambah produk lokal. Tidak hanya menjual hasil panen mentah, tapi juga mengolahnya, mengemas, dan memasarkan dengan kolektivitas yang sehat.

Lebih jauh, KDMP bisa menjadi sarana untuk merebut kembali kedaulatan ekonomi desa dari sistem pasar yang selama ini hanya menjadikan desa sebagai “penyedia bahan baku murah”. Koperasi dapat menjadi pelindung warga dari jeratan utang konsumtif, sekaligus motor inovasi ekonomi lokal yang berbasis pada kekuatan komunitas.

Hematnya, KDMP menyimpan potensi besar. Tapi seperti halnya semua program negara, keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh bagaimana ia diterjemahkan di lapangan: apakah ia menjadi gerakan kolektif atau hanya proyek birokrasi?

Jika KDMP ingin hidup lama, ia harus dibangun dari kepercayaan warga, dari kebutuhan riil masyarakat desa, dan dari kesadaran kolektif bahwa koperasi bukan sekadar alat ekonomi, melainkan ruang untuk menata kembali relasi sosial yang adil dan berdaya.

Pemerintah perlu berhenti melihat koperasi sebagai “unit usaha kecil” yang perlu ditopang dari atas, dan mulai memperlakukannya sebagai pilar penting kemandirian bangsa. Jika KDMP gagal membaca pelajaran dari masa lalu, maka ia hanya akan menjadi satu lagi program yang lewat begitu saja. Tapi jika ia berhasil tumbuh dari akar, maka KDMP dapat menjadi warisan penting bagi ekonomi kerakyatan Indonesia ke depan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved