Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD: Seperti Tantiem di BUMN

Kamis, 17 Juli 2025 - 13:46 WIB
loading...
Mendagri Usul Kepala...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan, Kepala Daerah bisa mendapat insentif dari sebagian perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto/Achmad Al Fikri
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan, Kepala Daerah bisa mendapat insentif dari sebagian perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, insentif itu berbentuk seperti tantiem di BUMN.

Hal itu disampaikan Tito saat berpidato di acara Pengukuhan Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) 2025-2030 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (17/7/2025).

Baca juga: HUT ke-23 Apkasi, Mendagri Soroti Kemampuan Daerah Menambah PAD

Tito mengatakan, persoalan klasik kepala daerah yakni kesejahteraan. Untuk itu, ia sepakat agar dana operasional kepala daerah bisa dinaikan, tetapi sesuai dengan angka yang rasional.



"Saya sampaikan, di mana kalau seandainya, dana operasional Kepala Daerah, ya dinaikkan. Berapa idenya? bicarakan yang masuk akal, yang kira-kira publik gak marah, rasional, kira-kira Pak Presiden terima, Menkeu bisa terima, Kalau Mendagri pasti dukung, seribu persen," ucap Tito.

Selain menaikan dana operasional, Tito mengusulkan agar kepala daerah bisa mendapat insentif dari sebagian PAD. Menurutnya, inesntif ini berbentuk seperti tantiem di BUMN.

Baca juga: Disiplin! 2 Lagu Diputar Peserta Retret Kepala Daerah Harus Selesai Makan

"Selain upah pungut, bagaimana dari PAD, prosentase dari PAD per bulan yang masuk, kalau praktek ini dulu tidak terjadi, seperti di BUMN ada tantiem (insentif kinerja) dari profit yang ada," tutur Tito.

Menurutnya, sebagian PAD "halal" diterima untuk kepala daerah. Pasalnya, kata dia, kepala daerah turut bekerja untuk mencari PAD. Hal ini berbeda dengan jajaran menteri di pemerintah pusat.

"Nah kalau ada presentase dari situ, ini pasti pro-kontra, tapi asal narasinya tepat. Mungkin dari situ akan satu, akan melegalisir penerimaan itu sebagai penerimaan kepala daerah," ucap Tito.

Dengan adanya penambahan masukan kepala daerah dari PAD, ia menilai, akar masalah korupsi bisa teratasi, seperti mencari uang untuk balik modal saat pilkada.

"Kedua adalah untuk mendorong, supaya kepala daerah mau mencari jalan untuk meningkatkan PAD, mulai dari membuat perizinan yang mudah, mendorong masyarakat untuk berusaha, karena PAD-nya cuma dapat dari retribusi dan pajak. retribusi siapa, pajak siapa? ya swasta. Nah swasta ini bisa hidup sehingga dia akan berusaha membuat ekosistem swastanya hidup," kata Tito.

"Karena tahu nanti dari situ akan ada masuk ke negara, ke daerah dan sebagian lagi untuk personal sebagai jerih payah upayanya, dan menurut saya itu fair-fair saja," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rekomendasi
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Berita Terkini
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
KPK Cecar Anggota DPR...
KPK Cecar Anggota DPR Nabil Husein soal Aliran Uang Produksi Batu Bara
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved