Diplomasi Filantropi: Jejak Indonesia dalam Pembangunan Peradaban Islam Moderat di Kroasia
Rabu, 09 Juli 2025 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Kota Osijek, kota ke-4 terbesar di Kroasia dengan populasi Muslim sekitar 5.000 jiwa, telah menyetujui penggunaan lahan seluas 3.000 m² dan bangunan seluas 900 m² untuk proyek ini. Namun, perjalanan mulia ini tidaklah tanpa tantangan. Pembangunan yang dimulai pada akhir 2023 kini terhenti karena kendala pendanaan, dengan peningkatan anggaran yang signifikan.
Skema pendanaan proyek ini bersifat kolaboratif, dengan Pemerintah RI melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan International (Indonesia Aid) yang telah menyumbang EUR1 juta.
Namun, kebutuhan yang jauh lebih besar membuka pintu bagi partisipasi masyarakat sipil. Dompet Dhuafa, sebagai salah satu lembaga filantropi yang mendapatkan amanah dari masyarakat Indonesia, telah secara informal menyatakan minat untuk menyalurkan donasi tambahan dan aktif berkampanye mengumpulkan dana wakaf dari masyarakat luas.
Dampak dan signifikansi jangka panjang dari proyek ini akan bergema luas, jauh melampaui batas-batas Kroasia. Pembangunan Islamic Center ini akan memperkuat citra Indonesia di mata dunia, menunjukkan kita sebagai aktor global yang bertanggung jawab, mempromosikan nilai-nilai positif, dan menjadi role model dalam koeksistensi antaragama.
Pada akhirnya, pembangunan Islamic Center di Osijek adalah lebih dari sekadar proyek konstruksi. Ia adalah puncak soft diplomacy Indonesia, sebuah manifestasi nyata dari nilai-nilai luhur bangsa yang tertuang dalam Asta Cita.
Skema pendanaan proyek ini bersifat kolaboratif, dengan Pemerintah RI melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan International (Indonesia Aid) yang telah menyumbang EUR1 juta.
Namun, kebutuhan yang jauh lebih besar membuka pintu bagi partisipasi masyarakat sipil. Dompet Dhuafa, sebagai salah satu lembaga filantropi yang mendapatkan amanah dari masyarakat Indonesia, telah secara informal menyatakan minat untuk menyalurkan donasi tambahan dan aktif berkampanye mengumpulkan dana wakaf dari masyarakat luas.
Dampak dan signifikansi jangka panjang dari proyek ini akan bergema luas, jauh melampaui batas-batas Kroasia. Pembangunan Islamic Center ini akan memperkuat citra Indonesia di mata dunia, menunjukkan kita sebagai aktor global yang bertanggung jawab, mempromosikan nilai-nilai positif, dan menjadi role model dalam koeksistensi antaragama.
Pada akhirnya, pembangunan Islamic Center di Osijek adalah lebih dari sekadar proyek konstruksi. Ia adalah puncak soft diplomacy Indonesia, sebuah manifestasi nyata dari nilai-nilai luhur bangsa yang tertuang dalam Asta Cita.
(shf)
Lihat Juga :