Diplomasi Filantropi: Jejak Indonesia dalam Pembangunan Peradaban Islam Moderat di Kroasia
Rabu, 09 Juli 2025 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
"Yang menjadikan Kroasia begitu istimewa adalah bagaimana komunitas Muslimnya, meskipun minoritas, telah terintegrasi dengan sangat baik dan dihormati. Mereka bukan kelompok terpinggirkan, melainkan bagian integral dari mozaik budaya Kroasia, dengan hak-hak yang dilindungi konstitusi,” sebutnya.
Baca juga: Ratusan Rumah di Kebon Pala Terendam Banjir Lebih dari 2 Meter, Warga Mengungsi
Masjid Zagreb, salah satu yang terbesar di Eropa, adalah bukti nyata perkembangan komunitas ini. Kroasia menjadi kanvas ideal bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Islam dan modernitas dapat hidup berdampingan dalam harmoni, sebuah pesan yang begitu mendesak dan dibutuhkan oleh dunia yang kerap dilanda perpecahan.
Islamic Center di Osijek hadir sebagai pilar strategis soft diplomacy Indonesia. Proyek ini dirancang sebagai pusat penyebaran Islam moderat ala Indonesia di Eropa, sebuah visi yang selaras sempurna dengan cita-cita Asta Cita untuk meningkatkan toleransi antarumat beragama.
Melanjutkan peran inspiratif Masjid Istiqlal yang dibangun di Sarajevo, Bosnia pada tahun 1995, Masjid yang juga bernama "Istiqlal" akan berdiri megah di Islamic Center Osijek bukan sekadar tempat salat.
Masjid ini merupakan mercusuar persahabatan abadi antara Indonesia dan Kroasia, sebuah penanda komitmen tak tergoyahkan kita untuk membangun harmoni di kancah global.
Pihak Kroasia sendiri menyambut inisiatif luhur ini dengan tangan terbuka, mengakui rekam jejak Indonesia dalam toleransi beragama dan nilai-nilai Islam universal yang mudah diterima.
Baca juga: Ratusan Rumah di Kebon Pala Terendam Banjir Lebih dari 2 Meter, Warga Mengungsi
Masjid Zagreb, salah satu yang terbesar di Eropa, adalah bukti nyata perkembangan komunitas ini. Kroasia menjadi kanvas ideal bagi Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Islam dan modernitas dapat hidup berdampingan dalam harmoni, sebuah pesan yang begitu mendesak dan dibutuhkan oleh dunia yang kerap dilanda perpecahan.
Islamic Center di Osijek hadir sebagai pilar strategis soft diplomacy Indonesia. Proyek ini dirancang sebagai pusat penyebaran Islam moderat ala Indonesia di Eropa, sebuah visi yang selaras sempurna dengan cita-cita Asta Cita untuk meningkatkan toleransi antarumat beragama.
Melanjutkan peran inspiratif Masjid Istiqlal yang dibangun di Sarajevo, Bosnia pada tahun 1995, Masjid yang juga bernama "Istiqlal" akan berdiri megah di Islamic Center Osijek bukan sekadar tempat salat.
Masjid ini merupakan mercusuar persahabatan abadi antara Indonesia dan Kroasia, sebuah penanda komitmen tak tergoyahkan kita untuk membangun harmoni di kancah global.
Pihak Kroasia sendiri menyambut inisiatif luhur ini dengan tangan terbuka, mengakui rekam jejak Indonesia dalam toleransi beragama dan nilai-nilai Islam universal yang mudah diterima.
Lihat Juga :