Anggota DPR Farah Puteri: PP Tunas Penting untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:50 WIB
loading...
A A A
"Anak-anak yang terpapar pornografi cenderung memiliki pemahaman yang salah tentang seksualitas, bahkan meniru perilaku menyimpang yang mereka lihat. Hal ini sangat berbahaya dan bisa menjadi pemicu tindakan kekerasan seksual," tegasnya.

Baca juga: Komisi I DPR Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak di Era Digital

Farah menegaskan keberadaan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola untuk Anak Aman dan Sehat Digital (PP Tunas) sangat krusial. Regulasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia. Melalui PP Tunas, pemerintah mengatur tata kelola konten, membatasi akses anak terhadap materi berbahaya, dan mendorong literasi digital yang bertanggung jawab.

Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko anak-anak menjadi pelaku atau korban kekerasan seksual akibat paparan konten digital yang tidak sehat.

"Keberadaan PP Tunas adalah langkah strategis negara dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak. Saya percaya, penerapan PP Tunas yang konsisten akan menjadi benteng pertama dalam mencegah anak-anak Indonesia terpapar bahkan terjerumus ke dalam kekerasan seksual berbasis digital," ucapnya.

Secara spesifik, PP Tunas mewajibkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) seperti platform media sosial dan game online untuk menerapkan perlindungan ketat, termasuk filterisasi konten berbahaya, pembatasan akses usia, dan penyediaan mekanisme pelaporan yang mudah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
Rekomendasi
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Paula Verhoeven Mohon...
Paula Verhoeven Mohon Doa untuk Kiano yang Tengah Dirawat di RS
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved