Menjaga Kemabruran Ibadah Haji

Senin, 16 Juni 2025 - 20:13 WIB
loading...
Menjaga Kemabruran Ibadah...
Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi. FOTO/DOK.BAZNAS
A A A
Ahmad Zayadi
Direktur Penerangan Agama Islam

PENYELENGGARAAN ibadah haji tahun 2025 telah berlangsung dengan lancar dan tertib. Ratusan ribu jemaah Indonesia berhasil menunaikan rangkaian manasik haji di Tanah Suci dengan aman, nyaman, ramah, dan penuh khidmat. Keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan kolaborasi berbagai pihak yang bekerja bahu-membahu, mulai dari pemerintah, petugas, pembimbing, hingga jemaah itu sendiri.

Apresiasi tinggi layak kita berikan kepada para petugas haji yang telah berkhidmat tanpa lelah. Mereka melayani jemaah dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan dedikasi di tengah tantangan yang tidak ringan. Spirit melayani yang mereka tunjukkan menjadi wajah keikhlasan ibadah itu sendiri.

Capaian ini bukan hanya soal administratif, tetapi cerminan dari kesiapan mental-spiritual bangsa dalam mengelola ibadah berskala global. Namun, ketika para jemaah kembali ke tanah air dengan gelar "haji" dan "hajjah", satu pertanyaan utama tetap perlu digemakan: bagaimana 'kemabruran' itu dijaga?

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW bersabda:

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ
Artinya, “Haji yang mabrur, tiada balasan lain kecuali surga” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sabda ini bukan sekadar janji eskatologis, tapi penanda bahwa kualitas haji tidak hanya diukur dari keberangkatan dan kepulangan, melainkan pada transformasi hidup setelahnya. Maka, 'kemabruran' bukanlah titik akhir dari ibadah haji, melainkan titik balik menuju kehidupan yang lebih bermakna, sebagaimana ditekankan dalam kerangka maqashid al-syari'ah.

Sayangnya, banyak orang masih memaknai kemabruran secara sempit: sebagai keberhasilan melaksanakan seluruh rukun dan wajib haji secara sah. Padahal, para ulama sejak lama menegaskan bahwa mabrur bukan sekadar status hukum fikih, melainkan cerminan perubahan akhlak dan orientasi hidup. Dalam kerangka ini, haji yang mabrur adalah haji yang berdampak, yakni bukan hanya pada diri, tetapi juga pada lingkungan sosial dan bahkan ekologis.

Kemabruran dan Transformasi Sosial-Ekologis

Secara sosiologis, ibadah haji mengandung kekuatan simbolik yang luar biasa. Di Tanah Suci, semua manusia disatukan dalam balutan ihram, menanggalkan atribut duniawi, status sosial, dan ego pribadi. Haji menjadi ajang latihan kerendahan hati, kesabaran, dan kesetaraan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Perjalanan Haji di Mina,...
Perjalanan Haji di Mina, DPR: Ada Jemaah 9 Jam di Tenda Tak Dapat Makan Akhirnya Drop
Soroti Kepadatan di...
Soroti Kepadatan di Mina, Marwan DPR: Kapasitas Tenda dan Area Belum Beri Kenyamanan Jemaah
Timwas Haji DPR: Persoalan...
Timwas Haji DPR: Persoalan di Mina Jangan Dibiarkan Terus Berulang Tanpa Solusi
Penemuan Terbesar: Manasik...
Penemuan Terbesar: Manasik Haji
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Rekomendasi
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved