Greta Thunberg dan Aktivis Kapal Madleen Diculik Israel, Felix Siauw Ingin Pemerintah Berbuat Sesuatu
Selasa, 10 Juni 2025 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
“Kita tahu, kapal itu dicegat, kemudian aktivis-aktivisnya ditangkap, dan kita Cuma bisa nonton, kesal, nangis, sedih, dan mungkin enggak bisa berbuat apa-apa. Tapi sebenarnya kita bukannya enggak bisa berbuat apa-apa, karena kata-kata enggak bisa berbuat apa-apa itu ternyata diucapkan 6 miliar orang di dunia,” ungkapnya.
Baca juga: Siapa Greta Thunberg? Aktivis Pro-Palestina yang Diculik Israel Pernah Diejek Trump dan Putin
Dia mengungkapkan bahwa orang-orang yang tidak setuju dengan kekejaman penjajah Israel dan mendukung Gaza itu sebenarnya banyak. “Mereka adalah silent majority, inilah yang diinginkan Freedom Flotilla Coalition atau Global March to Gaza untuk menghentikan senjata satu-satunya yang dimiliki oleh Israel, yaitu mereka bernarasi dan mayoritas adalah diam,” imbuhnya.
“Artinya, yang harus kita lakukan adalah ngomong, menyampaikan lewat apa pun yang kita bisa, karena itulah yang mereka inginkan dengan kapal Madleen itu pergi ke Gaza,” jelasnya.
Dia mengatakan, para aktivis kemanusiaan di Kapal Madleen itu sudah tahu akan dicegat. “Mereka sudah tahu bayarannya bisa jadi nyawa, tapi mereka melakukan itu agar kita bersuara, agar kita enggak silent, agar kita enggak diam,” pungkasnya.
Baca juga: Siapa Greta Thunberg? Aktivis Pro-Palestina yang Diculik Israel Pernah Diejek Trump dan Putin
Dia mengungkapkan bahwa orang-orang yang tidak setuju dengan kekejaman penjajah Israel dan mendukung Gaza itu sebenarnya banyak. “Mereka adalah silent majority, inilah yang diinginkan Freedom Flotilla Coalition atau Global March to Gaza untuk menghentikan senjata satu-satunya yang dimiliki oleh Israel, yaitu mereka bernarasi dan mayoritas adalah diam,” imbuhnya.
“Artinya, yang harus kita lakukan adalah ngomong, menyampaikan lewat apa pun yang kita bisa, karena itulah yang mereka inginkan dengan kapal Madleen itu pergi ke Gaza,” jelasnya.
Dia mengatakan, para aktivis kemanusiaan di Kapal Madleen itu sudah tahu akan dicegat. “Mereka sudah tahu bayarannya bisa jadi nyawa, tapi mereka melakukan itu agar kita bersuara, agar kita enggak silent, agar kita enggak diam,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :