IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
Selasa, 03 Juni 2025 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Wakil Sekjen Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Dr Fakhrurrozi juga mempertanyakan kemampuan menteri terkait dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat yang tidak segera menerapkan aturan-aturan Pengamanan Zat Adiktif pada PP 28/2024. "Merasa berhasil sudah melahirkan aturan baru, tapi malah tidak diterapkan,” ucapnya.
Sekretaris Jenderal PB PGRI Dudung Abdul Qodir mengatakan, cara industri rokok menarget anak-anak dan remaja untuk membeli produk adiktif yang kini dikembangkan melalui produk nikotin baru seperti vape dan rokok yang dipanaskan.
Ini adalah taktik yang harus diungkap ke masyarakat, karena mereka mempromosikannya seakan produk-produk itu adalah produk yang aman, memakai rasa-rasa manis seperti buah-buahan dan permen, memakai kemasan warna-warni yang sangat menarik bagi anak dan remaja.
“Saya mewakili PGRI mendesak presiden melakukan langkah nyata untuk menghentikan manipulasi yang dilakukan industri rokok. Jangan korbankan anak-anak kita untuk memberi keuntungan industri,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal PB PGRI Dudung Abdul Qodir mengatakan, cara industri rokok menarget anak-anak dan remaja untuk membeli produk adiktif yang kini dikembangkan melalui produk nikotin baru seperti vape dan rokok yang dipanaskan.
Ini adalah taktik yang harus diungkap ke masyarakat, karena mereka mempromosikannya seakan produk-produk itu adalah produk yang aman, memakai rasa-rasa manis seperti buah-buahan dan permen, memakai kemasan warna-warni yang sangat menarik bagi anak dan remaja.
“Saya mewakili PGRI mendesak presiden melakukan langkah nyata untuk menghentikan manipulasi yang dilakukan industri rokok. Jangan korbankan anak-anak kita untuk memberi keuntungan industri,” ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :