Jelang Puncak Haji 2025, DPR Ungkap 8.938 Jemaah Haji Indonesia Belum Terima Kartu Nusuk
Senin, 02 Juni 2025 - 14:32 WIB
loading...
A
A
A
"Dan tentunya kami dari DPR selaku pengawas juga meminta memaksimalkan agar semua bisa mendapatkan Kartu Nusuk dan problem-problem lainnya bisa teratasi," tuturnya.
Diketahui Karti Nusuk merupakan bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mencegah masuknya jemaah haji ilegal selama pelaksanaan ibadah haji. Berdasarkan ketentuan baru yang berlaku hanya jemaah dengan Kartu Card yang bisa memasuki tempat pelaksanaan puncak Haji 2024 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kartu Nusuk menampilkan foto jemaah, barcode yang menyimpan semua data haji jemaah, informasi personal jemaah, termasuk nomor paspor, nomor entry point/border, asal jemaah, tanggal lahir, nomor kontak, serta data penting lainnya.
Kartu pintar ini juga dapat dipakai ketika memasuki lokasi-lokasi khusus untuk menikmati layanan, fasilitas dan situs-situs suci di Makkah dan Madinah pada musim haji. Jemaah diberikan kartu secara fisik dan digital. Sehingga bila kartu fisik hilang maka masih ada yang versi digitalnya.
Diketahui Karti Nusuk merupakan bagian dari upaya pemerintah Arab Saudi untuk mencegah masuknya jemaah haji ilegal selama pelaksanaan ibadah haji. Berdasarkan ketentuan baru yang berlaku hanya jemaah dengan Kartu Card yang bisa memasuki tempat pelaksanaan puncak Haji 2024 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Kartu Nusuk menampilkan foto jemaah, barcode yang menyimpan semua data haji jemaah, informasi personal jemaah, termasuk nomor paspor, nomor entry point/border, asal jemaah, tanggal lahir, nomor kontak, serta data penting lainnya.
Kartu pintar ini juga dapat dipakai ketika memasuki lokasi-lokasi khusus untuk menikmati layanan, fasilitas dan situs-situs suci di Makkah dan Madinah pada musim haji. Jemaah diberikan kartu secara fisik dan digital. Sehingga bila kartu fisik hilang maka masih ada yang versi digitalnya.
(shf)
Lihat Juga :