Orde Lama Tak Ada Dalam Penulisan Ulang Sejarah, Fadli Zon: Itu Para Sejarawan yang Buat!
Senin, 26 Mei 2025 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Fadli menyampaikan, hal itu bukan ditujukan untuk tidak mengakui Pemerintah Orde Lama.
Baca juga: Mereka yang Bersuara soal Polemik Penulisan Ulang Sejarah, Puan Ingatkan Prinsip Jas Merah
"Bukan, itu kan masa-masa demokrasi, misalnya, kalau kita lihat dari demokrasi liberal waktu itu kan jatuh bangunnya kabinet," kata Fadli.
"Yang berkuasa secara eksekutif kan sebenarnya kabinet, dari kabinet Natsir, Burhanuddin Abdullah (Harahap), Ali Sastroamidjojo, Kabinet Wilopo dan seterusnya, itu sampai kemudian era demokrasi terpimpin tahun 1959 sampai tahun 1966 kira-kira gitu," imbuhnya.
Dalam proyek penulisan ulang sejarah, setidaknya 113 sejarawan yang berlatar belakang akademisi, arkeolog hingga ilmuwam humaniora lainnya dilibatkan.
Nantinya, proyek ini akan menerbitkan 11 jilid buku. Ke-11 buku yang bakal diterbitkan itu, bakal menceritakan sejarah awal mula Nusantara hingga era Reformasi.
Hal itu diungkapkan Fadli Zon saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025). Ia menuturkan, jilid pertama buku yang akan terbit akan menceritakan awal mula Nusantara.
Baca juga: Mereka yang Bersuara soal Polemik Penulisan Ulang Sejarah, Puan Ingatkan Prinsip Jas Merah
"Bukan, itu kan masa-masa demokrasi, misalnya, kalau kita lihat dari demokrasi liberal waktu itu kan jatuh bangunnya kabinet," kata Fadli.
"Yang berkuasa secara eksekutif kan sebenarnya kabinet, dari kabinet Natsir, Burhanuddin Abdullah (Harahap), Ali Sastroamidjojo, Kabinet Wilopo dan seterusnya, itu sampai kemudian era demokrasi terpimpin tahun 1959 sampai tahun 1966 kira-kira gitu," imbuhnya.
Dalam proyek penulisan ulang sejarah, setidaknya 113 sejarawan yang berlatar belakang akademisi, arkeolog hingga ilmuwam humaniora lainnya dilibatkan.
Nantinya, proyek ini akan menerbitkan 11 jilid buku. Ke-11 buku yang bakal diterbitkan itu, bakal menceritakan sejarah awal mula Nusantara hingga era Reformasi.
Hal itu diungkapkan Fadli Zon saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025). Ia menuturkan, jilid pertama buku yang akan terbit akan menceritakan awal mula Nusantara.
Lihat Juga :