Pemerintah Dinilai Sangat Lambat Tangani Corona

Jum'at, 27 Maret 2020 - 14:53 WIB
Pemerintah Dinilai Sangat...
Pemerintah Dinilai Sangat Lambat Tangani Corona
A A A
JAKARTA - Pandemi Corona (COVID-19) di Indonesia hari ke hari semakin mengganas. Bahkan, hingga saat ini sudah menyebar di 24 provinsi di Indonesia. Sayangnya, pemerintah sangat lamban dalam mengatasi merebaknya virus mematikan tersebut. (Baca juga: Politikus Demokrat: Apakah Tunggu Banyak Korban, Baru Lockdown?)

Pimpinan Badan Kerja sama antar-Parlemen (BKSAP), Putu Supadma Rudana mengungkapkan keprihatinannya terhadap semakin meluasnya pandemi Corona di Tanah Air. (Baca juga: Politikus PDIP Sebut Pemerintah Masih Lamban Atasi Virus Corona)

"Beberapa kali saya terus ingatkan pemerintah untuk segera melakukan lockdown dalam menghadapi virus Corona ini. Tapi pemerintah tampaknya enggan melakukan itu. Apakah tunggu sampai korbannya banyak baru melakukan lockdown. Saat ini sudah 24 provinsi di Indonesia yang terpapar, lambat sekali kerjanya pemerintah kita ini," ujar Putu kepada SINDOnews di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Diapun mempertanyakan keberadaan obat untuk masyarakat yang terjangkit Corona. "Katanya obat dari Tiongkok sudah datang? Apakah sudah disebar ke seluruh Indonesia. dan kapan jadwal rapid test dilakukan? pemerintah harus transparan kepada masyarakat," papar anggota dewan asal Bali ini.

Anggota Komisi VI DPR ini menilai, dari awal memang pemerintah Indonesia memang tidak siap dan cenderung menyepelekan virus Corona ini. Putu khawatir jika pandemi ini tidak berakhir secepat mungkin, maka akan membuat ekonomi di Indonesia lumpuh total. Hal ini sudah terlihat dari banyaknya perusahaan yang mulai tutup seperti mall, kantor, cafe, bioskop dan lainnya. Dan yang paling terdampak tentu saja adalah sektor pariwisata, perhotelan, tekstil, hingga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Untuk diketahui, awal 2020, seluruh negara di dunia sedang kalang kabut karena wabah virus Corona yang muncul di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu.

Menurut data terbaru dari thewuhanvirus.com, hanya dalam waktu 3 bulan, wabah yang kini menyebar ke seantero dunia tersebut telah membuat 480.446 orang di dunia positif terinfeksi dan 21.571 lainnya meninggal dunia. Dinyatakan sembuh 115.850 orang.

Indonesia pun tak luput dari infeksi tersebut. Per Kamis (26/3) lalu kasus infeksi virus Corona di Indonesia sudah mencapai 893 orang positif, dimana 78 orang meninggal dunia, dan 35 pasien sembuh
(cip)
Berita Terkait
DPD Optimistis Indonesia...
DPD Optimistis Indonesia Cepat Pulih dari Pandemi Corona
DPR Ingatkan Pemerintah...
DPR Ingatkan Pemerintah Pengeluaran Anggaran Tepat Sasaran dan Bermanfaat
DPR Terus Kritisi 5...
DPR Terus Kritisi 5 Kementerian Pakai Rekening Pribadi Kelola APBN
DPD Sebut Kepemimpinan...
DPD Sebut Kepemimpinan dan Sains Kunci Atasi Pandemi Covid-19
Tiga Masalah di Balik...
Tiga Masalah di Balik Kebijakan New Normal
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved