Tepati Janji ke Muhammadiyah, Bahlil Bangun Asrama Madrasah Muallimin di Bantul
Senin, 19 Mei 2025 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Bahlil menambahkan bahwa langkah yang diambil oleh partai berlambang pohon beringin ini adalah untuk ikut serta menyiapkan generasi penerus bangsa, sebagaimana misi Mu’allimin itu sendiri.
“Dan selain itu karena ini bicara tentang sekolah dalam menyiapkan kader-kader bangsa, maka kami dari Golkar berpandangan bahwa penting untuk kita buat gotong royong,” imbuhnya.
Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini pun meminta apa yang dilakukan oleh Golkar ini tak dipandang sebagai sebuah politik transaksional. Melainkan bagian dari ukhuwah atau bentuk persaudaraan. Bahlil menegaskan hal tersebut bukan berarti membatasi partai-partai politik lain untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan.
"Mungkin juga pada saat anak-anak sekolah di sini melihat 'Oh, ada gedung Partai Golkar'. Mungkin juga partai lain, karena partai itu kan instrumen politik bangsa. Jadi nggak boleh tabu untuk kita mengajarkan mereka pada suatu pelajaran politik, untuk kebaikan. Ya, mudah-mudahan habis dari sini, dari Golkar, (muncul) partai apa lagi. Ya, semuanya berlomba-lomba dalam kebaikan," katanya.
Saat ditanya mengenai total biaya pembangunan asrama putra tersebut, Bahlil menolak memberikan rincian.
“Dan selain itu karena ini bicara tentang sekolah dalam menyiapkan kader-kader bangsa, maka kami dari Golkar berpandangan bahwa penting untuk kita buat gotong royong,” imbuhnya.
Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini pun meminta apa yang dilakukan oleh Golkar ini tak dipandang sebagai sebuah politik transaksional. Melainkan bagian dari ukhuwah atau bentuk persaudaraan. Bahlil menegaskan hal tersebut bukan berarti membatasi partai-partai politik lain untuk ikut serta dalam gerakan kebaikan.
"Mungkin juga pada saat anak-anak sekolah di sini melihat 'Oh, ada gedung Partai Golkar'. Mungkin juga partai lain, karena partai itu kan instrumen politik bangsa. Jadi nggak boleh tabu untuk kita mengajarkan mereka pada suatu pelajaran politik, untuk kebaikan. Ya, mudah-mudahan habis dari sini, dari Golkar, (muncul) partai apa lagi. Ya, semuanya berlomba-lomba dalam kebaikan," katanya.
Saat ditanya mengenai total biaya pembangunan asrama putra tersebut, Bahlil menolak memberikan rincian.
Lihat Juga :