Ketum GP Ansor Perintahkan Revitalisasi Gerakan Baritim Nasional
Kamis, 15 Mei 2025 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
“Maka menjadi tepat jika ketua umum memberikan mandat kepadq sahabat Ikhwan sebagai Kasatsus Baritim. Sebagai kader Banyuwangi tempat di mana ansor lahir, kebangkitan Baritim akan juga dimulai dari sini di tanah sejarah tempat kader Ansor dalam sejarahnya bertaruh darah dan nyawa demi NKRI,” jelasnya.
“Bangsring itu Banser Banyuwangi sumber inspirasi dan isi rekening,” seloroh Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharuddin membuka acara dengan canda khas ala santri nahdliyin yang diikuti tawa renyah sahabat Ansor yang memadati Bangsring Under Water.
Di depan tamu undangan termasuk Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol (Laut) Muhammad Puji Santoso, Bang Addin menyampaikan rasa terima kasihnya atas support dan dukungan TNI Angkatan Laut dalam Diklatsus Baritim. “Ini adalah Kolaborasi NUSANTARA: NU Santri dan Tentara,” terangnya.
Secara ideologi kegiatan ini disebut Ketum Addin Jauharuddin sebagai bagian dari perintah agama (Hablu minal alam), secara strategis sinergi ini adalah bentuk dari aplikasi sistem pertahanan semesta sebagai sistem pertahanan pamungkas yang melibatkan sinergi masyarakat dalam hal ini Banser Maritim dalam menjaga NKRI.
“Satuan khusus dalam Banser adalah satuan yang serba guna, termasuk Baritim ini yang harus berguna tidak hanya dalam fungsi ketahanan membantu pertahanan dan keamanan maritim kita, tapi berperan penting dalam penguatan ekonomi kelautan termasuk peningkatan kesejahteraan nelayan dan ekosistem ekonomi bahari dari mulai hulu sampai hilir,” kata Panglima Tertinggi Banser tersebut.
“Bangsring itu Banser Banyuwangi sumber inspirasi dan isi rekening,” seloroh Ketua Umum GP Ansor H. Addin Jauharuddin membuka acara dengan canda khas ala santri nahdliyin yang diikuti tawa renyah sahabat Ansor yang memadati Bangsring Under Water.
Di depan tamu undangan termasuk Komandan Pangkalan TNI AL Banyuwangi Letkol (Laut) Muhammad Puji Santoso, Bang Addin menyampaikan rasa terima kasihnya atas support dan dukungan TNI Angkatan Laut dalam Diklatsus Baritim. “Ini adalah Kolaborasi NUSANTARA: NU Santri dan Tentara,” terangnya.
Secara ideologi kegiatan ini disebut Ketum Addin Jauharuddin sebagai bagian dari perintah agama (Hablu minal alam), secara strategis sinergi ini adalah bentuk dari aplikasi sistem pertahanan semesta sebagai sistem pertahanan pamungkas yang melibatkan sinergi masyarakat dalam hal ini Banser Maritim dalam menjaga NKRI.
“Satuan khusus dalam Banser adalah satuan yang serba guna, termasuk Baritim ini yang harus berguna tidak hanya dalam fungsi ketahanan membantu pertahanan dan keamanan maritim kita, tapi berperan penting dalam penguatan ekonomi kelautan termasuk peningkatan kesejahteraan nelayan dan ekosistem ekonomi bahari dari mulai hulu sampai hilir,” kata Panglima Tertinggi Banser tersebut.
Lihat Juga :