22 Jaksa Terjerat Kasus Korupsi Dalam Lima Tahun Terakhir

Senin, 07 September 2020 - 15:18 WIB
loading...
22 Jaksa Terjerat Kasus...
Gedung Kejagung bukan saja terbakar api tapi juga terbakar kasus oknum jaksa terlibat korupsi yang dicatat ICW sebanyak 22 orang dalam lima tahun terakhir. Foto/dok.SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) , Kurnia Ramadhana mengungkapkan bahwa ada 22 jaksa yang terlibat dalam kasus korupsi dalam rentang waktu lima tahun, dari tahun 2015 hingga 2020.

"Berdasarkan data ICW dalam rentang waktu 2015-2020, 5 tahun kurang lebih ada 22 anggota Korps Adhyaksa yang tersebar di berbagai daerah yang terjaring kasus korupsi baik itu ditangani Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun aparat penegak hukum lain," ujar Kurnia dalam diskusi daring, Senin (7/9/2020).

(Baca: KPK Bakal Ambil Alih Perkara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki)

Kurnia menjelaskan, dari 22 jaksa tersebut catatan terbanyak terjadi pada 2019 yaitu enam orang. "Di tahun 2020 menurut pantauan kita ada 4 orang, tiga diantaranya yang terlibat kasus pemerasan kepala sekolah Indragiri hulu Riau, dan juga Pinangki Sirna Malasari," kata dia.

ICW, kata Kurnia, pun menganalisis alasan jaksa dapat terjaring kasus korupsi didapati ada dua faktor utama. Pertama, terkait faktor integritas jaksa itu sendiri. Faktor integritas memerlukan peran lebih dari Jaksa Agung selaku penanggungjawab kelembagaan untuk memastikan agar nilai-nilai integritas itu ada dalam diri setiap Jaksa.

"Juga salah cara untuk meningkatkan integritas bagaimana Jaksa Agung memastikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara khususnya jaksa itu dapat dimaksimalkan atau dapat ditingkatkan," katanya.

(Baca: KPK Ingin Kasus Jaksa Pinangki, Jampidsus: Siapa Minta? KPK Bisa Ambil Alih)

"Ini salah satu alat ukur untuk melihat apakah ada komitmen dari korps Adhyaksa untuk menjaga integritas setiap personelnya," tambahnya.

Faktor kedua, lanjut Kurnia, yakni lemahnya sistem pengawasan dan penindakan internal kelembagaan di Kejaksaan. Penindakan bukan hanya sanksi administratif tapi juga sanksi penegakan hukum.

"Ketika ada jaksa yang terjaring kasus korupsi kita tidak menginginkan oknum tersebut hanya ditindak berupa sanksi administratif yaitu berupa pemecatan mislanya atau mungkin rotasi dan mutasi tentu diharapkan ada tindakan lebih berupa penegakan hukum diluar dari tindakan pemeriksaan administrasi tersebut," pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Bukan Garasi Pejabat...
Bukan Garasi Pejabat Biasa: Dua Harley, Tiga Jip Legendaris, dan Rompi Oranye Silmy Karim
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
Tunjangan Beasiswa LPDP...
Tunjangan Beasiswa LPDP Dalam Negeri Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved