Cerita Pratu Egy dan Praka Nofrian, Satgas TNI di Lebanon yang Terkena Ledakan dari Tank Israel
Kamis, 24 April 2025 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
"Markava tersebut mulai mendekat ke arah kami dan pukul sekitar 5 sore itu intensitas serangan semakin panas dan semakin tinggi. Disusul dengan tembakan artileri dan airstrike dari pihak Israel kemudian dari Hizbullah melaksanakan membalas dengan tembakan artileri ataupun tembakan ringan sebagainya," ujarnya.
Baca juga: Dua Prajurit TNI Terluka Kena Rekoset Tank Israel, Begini Kondisi Terkini
Dia menyebut tempatnya berjaga sempat terkena impact akibat serangan antarkedua belah pihak pada malam hari. Lalu puncaknya dini hari ketika serangan tank Israel mengenai lantai 2 tower pengamatan tempat Egy berjaga.
"Pukul 04.00 pagi kami terkena luncuran atau sebelumnya kami melihat laser, kami lihat itu Markava yang membidik ke arah kami. Setelah itu kami laporkan dan tidak lama kemudian kami sedang melaporkan ada luncuran dari dua Markava yang mendekat ke arah kami dan kemudian kami mengenai tugu yang kami jaga atau tower yang kami jaga di tepatnya di lantai 2," tuturnya.
Dia yang sedang melakukan dinas jaga di lantai 4 terpental akibat serangan yang mengarah ke lantai dua tersebut. Dalam sekejap usai serangan tersebut dia bahkan tidak sadarkan diri, namun akhirnya berhasil bangkit untuk melakukan evakuasi mandiri.
Sementara itu, Praka Nofrian Syahputra menceritakan evakuasi mandiri yang dilakukan sempat terhenti karena bangunan di lantai 2 hancur akibat serangan tersebut. Hingga mereka harus meloncat dari lantai 3 untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: Dua Prajurit TNI Terluka Kena Rekoset Tank Israel, Begini Kondisi Terkini
Dia menyebut tempatnya berjaga sempat terkena impact akibat serangan antarkedua belah pihak pada malam hari. Lalu puncaknya dini hari ketika serangan tank Israel mengenai lantai 2 tower pengamatan tempat Egy berjaga.
"Pukul 04.00 pagi kami terkena luncuran atau sebelumnya kami melihat laser, kami lihat itu Markava yang membidik ke arah kami. Setelah itu kami laporkan dan tidak lama kemudian kami sedang melaporkan ada luncuran dari dua Markava yang mendekat ke arah kami dan kemudian kami mengenai tugu yang kami jaga atau tower yang kami jaga di tepatnya di lantai 2," tuturnya.
Dia yang sedang melakukan dinas jaga di lantai 4 terpental akibat serangan yang mengarah ke lantai dua tersebut. Dalam sekejap usai serangan tersebut dia bahkan tidak sadarkan diri, namun akhirnya berhasil bangkit untuk melakukan evakuasi mandiri.
Sementara itu, Praka Nofrian Syahputra menceritakan evakuasi mandiri yang dilakukan sempat terhenti karena bangunan di lantai 2 hancur akibat serangan tersebut. Hingga mereka harus meloncat dari lantai 3 untuk menyelamatkan diri.
Lihat Juga :