Ribuan Prajurit TNI Satgas Perdamaian Dunia di Lebanon Kembali ke Tanah Air
Kamis, 24 April 2025 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
"Sejak pecahnya konflik antara Hizbullah dan Israel pada Oktober 2023 para prajurit kita menghadapi situasi krisis yang penuh risiko terutama pada puncak ketegangan antara September hingga November 2024," katanya.
Namun, di balik semua kesulitan dan ancaman, prajurit TNI tetap berdiri tegak tanpa rasa takut. Hal demikian yang menjadi kebanggaan karena seluruh prajurit mampu mempertahankan kehormatan dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.
Menutup amanatnya, dia berpesan bahwa capaian dan keberhasilan ini patut disyukuri namun tidak larut dalam euforia berlebihan. Panglima TNI juga meminta agar prajurit selanjutnya menyiapkan diri untuk tugas-tugas berikutnya.
Sekadar informasi, jumlah prajurit yang kembali ke Indonesia berjumlah 1.087 personel. Selama di Lebanon mereka bertugas menjaga dan menjamin keamanan serta perdamaian di seluruh Area of Responsibility (AoR) dan sepanjang Blue Line. Mereka juga menjamin daerah operasi aman dari kelompok bersenjata ilegal.
Selain itu, satgas juga berperan membantu kelancaran tugas pemerintah Lebanon dalam rangka mendukung tugas pokok UNIFIL di sektor timur dalam pelaksanaan UNSCR 2749 serta melanjutkan operasi selanjutnya.
Namun, di balik semua kesulitan dan ancaman, prajurit TNI tetap berdiri tegak tanpa rasa takut. Hal demikian yang menjadi kebanggaan karena seluruh prajurit mampu mempertahankan kehormatan dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.
Menutup amanatnya, dia berpesan bahwa capaian dan keberhasilan ini patut disyukuri namun tidak larut dalam euforia berlebihan. Panglima TNI juga meminta agar prajurit selanjutnya menyiapkan diri untuk tugas-tugas berikutnya.
Sekadar informasi, jumlah prajurit yang kembali ke Indonesia berjumlah 1.087 personel. Selama di Lebanon mereka bertugas menjaga dan menjamin keamanan serta perdamaian di seluruh Area of Responsibility (AoR) dan sepanjang Blue Line. Mereka juga menjamin daerah operasi aman dari kelompok bersenjata ilegal.
Selain itu, satgas juga berperan membantu kelancaran tugas pemerintah Lebanon dalam rangka mendukung tugas pokok UNIFIL di sektor timur dalam pelaksanaan UNSCR 2749 serta melanjutkan operasi selanjutnya.
(jon)
Lihat Juga :