Ingin Menang di Sumbar? Ini Saran Analis Politik Buat PDIP

Sabtu, 05 September 2020 - 19:39 WIB
loading...
A A A
Dia mengungkapkan, geanologi politik masyarakat Sumbar saat ini belum lepas dari politik aliran di masa lalu. Dalam konteks ideologis, pengaruh Partai Masyumi masih sangat kuat hingga sekarang meskipun pasca Pemilu 1955 dan sejak Masyumi dibubarkan ada pergeseran.

(Baca: Kembalikan SK Dukungan PDIP, Mulyadi-Ali Mukhni Ogah Jadi Bulan-bulanan di Pilgub Sumbar)

Nah, menurut Karyono, salah satu faktor lemahnya dukungan PDIP di Sumbar adalah kurang mencermati pergeseran politik yang terjadi. Dia mencontohkan PDIP tidak memiliki tokoh lokal berpengaruh yang dapat menarik pemilih. Padahal, hal ini dibutuhkan dalam marketing politik. Strategi endorsements tokoh berpengaruh sebagai pengepul suara atau vote getter. ”Hal ini penting di tengah budaya patronase politik yang masih kuat.

Kekalahan PDIP di Sumatera Barat jika ditarik lebih jauh juga disebabkan faktor sejarah hubungan Soekarno dengan sejumlah tokoh Sumbar, terutama yang saat itu terlibat PRRI/PERMESTA. Pengerahan militer untuk menumpas gerakan tersebut kurang diterima. Soekarno adalah orang yang paling bertanggung jawab atas kebijakan itu. Inilah yang menyebabkan partai yang dekat dengan sosok Sukarno baik PNI, PDI dan PDIP tidak pernah menang di Sumbar.

(Baca: Sentil Puan, Fadli Zon: Hanya Orang Tak Mengerti Sejarah Ragukan Sumbar)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved