Menko PMK Klaim Kondisi Keamanan di Yahukimo Terkendali
Rabu, 26 Maret 2025 - 10:59 WIB
loading...
Pasukan Rajawali II Koops TNI Habema Kogabwilhan III melakukan evakuasi korban kekerasan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan. Menko PMK Pratikno menyatakan situasi di Yahukimo kini sudah terkendali. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meng-update kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sebelumnya terjadi penyerangan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap guru dan tenaga kesehatan (nakes) di daerah tersebut.
"Korban meninggal dunia dalam konflik ini sebanyak 1 orang, bukan 6 orang seperti yang sempat beredar di beberapa media. Selain itu, terdapat 6 orang korban luka. Saat ini, masyarakat sudah mulai kembali ke distrik masing-masing," kata Menko PMK di Kantor Kemenko PMK, Selasa (25/3/2025).
Menko PMK menegaskan, kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo telah terkendali. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta kementerian dan lembaga terkait telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menyalurkan santunan.
"Terima kasih pada seluruh pihak telah melakukan respons cepat, sehingga kondisi keamanan sudah terkendali. Masyarakat sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Terima kasih pada TNI-Polri yang bergerak cepat, juga pada Pemda dan K/L lain," ujarnya.
Menko Pratikno menerangkan, untuk pemulihan layanan pendidikan, Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah dan pihak terkait menyiapkan langkah-langkah agar kegiatan belajar mengajar segera berjalan kembali. Setelah libur nanti, layanan pendidikan akan disiapkan meskipun masih dalam penanganan tanggap darurat, untuk memastikan anak-anak bisa kembali bersekolah secepatnya.
Sementara itu, untuk pemulihan layanan kesehatan juga telah kembali berjalan dengan dukungan TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah. Upaya percepatan normalisasi terus dilakukan agar masyarakat kembali mendapatkan akses layanan yang memadai.
"Korban meninggal dunia dalam konflik ini sebanyak 1 orang, bukan 6 orang seperti yang sempat beredar di beberapa media. Selain itu, terdapat 6 orang korban luka. Saat ini, masyarakat sudah mulai kembali ke distrik masing-masing," kata Menko PMK di Kantor Kemenko PMK, Selasa (25/3/2025).
Menko PMK menegaskan, kondisi keamanan di Kabupaten Yahukimo telah terkendali. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta kementerian dan lembaga terkait telah memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta menyalurkan santunan.
"Terima kasih pada seluruh pihak telah melakukan respons cepat, sehingga kondisi keamanan sudah terkendali. Masyarakat sudah mulai beraktivitas seperti biasa. Terima kasih pada TNI-Polri yang bergerak cepat, juga pada Pemda dan K/L lain," ujarnya.
Menko Pratikno menerangkan, untuk pemulihan layanan pendidikan, Kemendikdasmen bersama pemerintah daerah dan pihak terkait menyiapkan langkah-langkah agar kegiatan belajar mengajar segera berjalan kembali. Setelah libur nanti, layanan pendidikan akan disiapkan meskipun masih dalam penanganan tanggap darurat, untuk memastikan anak-anak bisa kembali bersekolah secepatnya.
Sementara itu, untuk pemulihan layanan kesehatan juga telah kembali berjalan dengan dukungan TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah. Upaya percepatan normalisasi terus dilakukan agar masyarakat kembali mendapatkan akses layanan yang memadai.
Lihat Juga :