Pengamat Sebut Influencer Dibutuhkan untuk Sampaikan Informasi
Jum'at, 04 September 2020 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada masalah dengan problem influencer, ini adalah fakta baru dan tidak ada yang bisa menahannya, kita akan memanfaatkan sebaik-baiknya," sambungnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pers Agus Sudibyo berharap penggunaan influencer di media sosial tidak untuk isu-isu yang kontroversial seperti RUU Omnibuslaw, tetapi lebih pada hal-hal yang membangun atau seperti saat ini penanggulangan Covid 19.
"Kalau ada kebijakan politik yang relativ diterima semua pihak tidak masalah menggunakan influencer, tapi kalau kebijakan yang masih pro kontra harus ada simetris prosesnya. Ini bukan problem baru, pada akhirnya kelompok kritis ini yang membela, yg memberikan ruang adalah media massa," kata Agus.
"Jika Presiden Jokowi juga memikirkan kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan RUU itu harus bicara dimana, itu akan sangat bagus sekali," sambungnya.
Sementara itu, anggota Dewan Pers Agus Sudibyo berharap penggunaan influencer di media sosial tidak untuk isu-isu yang kontroversial seperti RUU Omnibuslaw, tetapi lebih pada hal-hal yang membangun atau seperti saat ini penanggulangan Covid 19.
"Kalau ada kebijakan politik yang relativ diterima semua pihak tidak masalah menggunakan influencer, tapi kalau kebijakan yang masih pro kontra harus ada simetris prosesnya. Ini bukan problem baru, pada akhirnya kelompok kritis ini yang membela, yg memberikan ruang adalah media massa," kata Agus.
"Jika Presiden Jokowi juga memikirkan kelompok-kelompok yang tidak setuju dengan RUU itu harus bicara dimana, itu akan sangat bagus sekali," sambungnya.
(maf)
Lihat Juga :