Kominfo Berharap Legislasi DPR Mendukung Transformasi Digital
Jum'at, 04 September 2020 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
Keunggulan populasi itu juga akan menjadi peluang besar pada pertumbuhan industri telekomunikasi. Sebab, industri tersebut menghubungkan populasi yang sangat besar. Apalagi saat ini, jumlah penetrasi internet di Indonesia sekitar 175 juta pengguna. “Ini akan menjadi ladang pertumbuhan yang luar biasa untuk ekonomi digital kita,” imbuhnya.
(Baca: Internet Hambat Belajar Daring di Daerah 3T, DPR Protes Kominfo Dapat WTP)
Menariknya lagi, lanjut Ramli, angka dependency ratio pada 2030 nanti mencapai titik terendah dengan persentase 46,9 persen. Artinya, kelompok usia produktif akan mencapai 2 kali lipat dari angka tidak produkif karena sudah pensiun, tua, dan sangat muda.
“Inilah bonus demografi yang kita alami. Banyak penduduk usia produktif, banyak tenaga kerja. Selain itu, meningkatnya akumulasi aset yang dihasilkan oleh penduduk usia kerja. Akan berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi apabila akumulasi aset diinvestasikan pada aktivitas produktif, bukan konsumtif,” tukasnya.
Melihat peluang tersebut, Ramli berharap legislasi ke depannya harus mendukung optimalisasi bonus demografi sebagai potensi ekonomi berbasis invensi dan inovasi. “Kami yakin DPR bisa menghasilkan legislasi yang menguatkan tranformasi digital,” harapnya.
(Baca: Internet Hambat Belajar Daring di Daerah 3T, DPR Protes Kominfo Dapat WTP)
Menariknya lagi, lanjut Ramli, angka dependency ratio pada 2030 nanti mencapai titik terendah dengan persentase 46,9 persen. Artinya, kelompok usia produktif akan mencapai 2 kali lipat dari angka tidak produkif karena sudah pensiun, tua, dan sangat muda.
“Inilah bonus demografi yang kita alami. Banyak penduduk usia produktif, banyak tenaga kerja. Selain itu, meningkatnya akumulasi aset yang dihasilkan oleh penduduk usia kerja. Akan berpengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi apabila akumulasi aset diinvestasikan pada aktivitas produktif, bukan konsumtif,” tukasnya.
Melihat peluang tersebut, Ramli berharap legislasi ke depannya harus mendukung optimalisasi bonus demografi sebagai potensi ekonomi berbasis invensi dan inovasi. “Kami yakin DPR bisa menghasilkan legislasi yang menguatkan tranformasi digital,” harapnya.
(muh)
Lihat Juga :