Kasus COVID-19 Terus Naik, Satgas Salahkan Masyarakat Tidak Disiplin Protokol Kesehatan
Jum'at, 04 September 2020 - 14:53 WIB
loading...
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito salah satu penyebab terjadinya peningkatan kasus akhir-akhir ini karena masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Saat ini penambahan kasus COVID-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 , Wiku Adisasmito salah satu penyebab terjadinya peningkatan kasus akhir-akhir ini karena masyarakat tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.
Apalagi, kata Wiku saat masyarakat sedang pergi ke tempat wisata masyarakat cenderung tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Rupanya masyarakat, mereka pergi ke tempat wisata dan mungkin tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Dan tak terlihat akhirnya penyakitnya jadi meningkat drastis di saat-saat ini. Jadi ini pelajaran buat kita semuanya dengan kondisi yang ada,” ujarnya dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (4/9/2020). (Baca juga: Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jawa Timur Capai 78,25 Persen)
“Jadi memang selalu kita menyampaikan protokol kesehatan. Tapi rupanya kita perlu lebih detail sebenarnya apa yang dimaksud dengan protokol kesehatan itu,” lanjut Wiku.
Dia mengatakan penggunaan masker harus benar-benar tepat. “Penggunakan maskernya itu harus betul-betul tepat gitu ya digunakan di seluruh permukaan muka, terutama menutupi batang hidung, pipi sampai dengan dagu. Dan pastikan itu selalu tertutup dengan baik.”
“Dan cara membukanya pun juga harus dengan cara yang tepat, dipegang talinya dan selalu cuci tangan sebelum dan setelahnya untuk memastikan bahwa kita tidak menyentuh bagian yang potensial terkontaminasi,” sambung Wiku.
Apalagi, kata Wiku saat masyarakat sedang pergi ke tempat wisata masyarakat cenderung tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Rupanya masyarakat, mereka pergi ke tempat wisata dan mungkin tidak menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Dan tak terlihat akhirnya penyakitnya jadi meningkat drastis di saat-saat ini. Jadi ini pelajaran buat kita semuanya dengan kondisi yang ada,” ujarnya dalam diskusi di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (4/9/2020). (Baca juga: Kesembuhan Pasien COVID-19 di Jawa Timur Capai 78,25 Persen)
“Jadi memang selalu kita menyampaikan protokol kesehatan. Tapi rupanya kita perlu lebih detail sebenarnya apa yang dimaksud dengan protokol kesehatan itu,” lanjut Wiku.
Dia mengatakan penggunaan masker harus benar-benar tepat. “Penggunakan maskernya itu harus betul-betul tepat gitu ya digunakan di seluruh permukaan muka, terutama menutupi batang hidung, pipi sampai dengan dagu. Dan pastikan itu selalu tertutup dengan baik.”
“Dan cara membukanya pun juga harus dengan cara yang tepat, dipegang talinya dan selalu cuci tangan sebelum dan setelahnya untuk memastikan bahwa kita tidak menyentuh bagian yang potensial terkontaminasi,” sambung Wiku.
Lihat Juga :