Pernyataan Puan Maharani soal Sumbar Merugikan Citranya Sendiri, Bisa Digoreng Jelang 2024
Jum'at, 04 September 2020 - 10:41 WIB
loading...
Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani ketika memberikan rekomendasi ke salah satu Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Mulyadi-Ali Mukhni dinilai merugikan citranya sendiri. Adapun pernyataan Puan Maharani dimaksud yang menyebut semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila .
"Jelas komentar Puan merugikan citranya sendiri. Bagaimana pun membuat orang Minang tersinggung, makin resisten, makin tak empati terhadap cucu Proklamator ini," ujar analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago kepada SINDOnews, Jumat (4/9/2020).
Pangi mengatakan, sekalipun menjadi cucu dari tokoh Proklamator Soekarno , tak ada jaminan Puan Maharani khatam sejarah Pancasila dan kontribusi founding fathers orang Minang untuk Indonesia. Dia pun mengingatkan bahwa hampir separuh dari saham pendirian Negara Republik Indonesia ini adalah kontribusi nyata orang Minang .
(Baca juga: Tanggapi Tuduhan Politikus PDIP, Mardani PKS: Mari Berkompetisi Secara Sehat ).
"Saya habis pikir, apa untungnya Puan mengeluarkan statement atau komentar seperti itu, sangat tendensius, sekali lagi apa untungnya bagi Beliau? apalagi Beliau sebagai ketua DPR dan cucu dari tokoh Proklamator, sama saja mempermalukan dirinya sendiri, karena tuduhan yang tak berdasar, lalu siapa pemadam kebakarannya?" katanya.
"Jelas komentar Puan merugikan citranya sendiri. Bagaimana pun membuat orang Minang tersinggung, makin resisten, makin tak empati terhadap cucu Proklamator ini," ujar analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago kepada SINDOnews, Jumat (4/9/2020).
Pangi mengatakan, sekalipun menjadi cucu dari tokoh Proklamator Soekarno , tak ada jaminan Puan Maharani khatam sejarah Pancasila dan kontribusi founding fathers orang Minang untuk Indonesia. Dia pun mengingatkan bahwa hampir separuh dari saham pendirian Negara Republik Indonesia ini adalah kontribusi nyata orang Minang .
(Baca juga: Tanggapi Tuduhan Politikus PDIP, Mardani PKS: Mari Berkompetisi Secara Sehat ).
"Saya habis pikir, apa untungnya Puan mengeluarkan statement atau komentar seperti itu, sangat tendensius, sekali lagi apa untungnya bagi Beliau? apalagi Beliau sebagai ketua DPR dan cucu dari tokoh Proklamator, sama saja mempermalukan dirinya sendiri, karena tuduhan yang tak berdasar, lalu siapa pemadam kebakarannya?" katanya.
Lihat Juga :