Megawati Dinilai Sedang Cemas Elektabilitas Puan Masih Rendah

Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:19 WIB
loading...
Megawati Dinilai Sedang...
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dianggap sedang cemas lantaran elektabilitas putri mahkotanya, Puan Maharani , masih rendah. Penilaian tersebut disampaikan salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Andrianto.

Andrianto menanggapi sindiran Megawati bahwa di KAMI banyak yang ingin jadi presiden. "Sesungguhnya Mega sedang cemas. Dia kan menginginkan anaknya tampil, tapi banyak tokoh yang kini bermunculan sebagai capres sehingga kompetisinya lebih ketat yang dalam kacamata politik Mega tidak menguntungkan posisi anaknya," ujar Andrianto kepada SINDOnews, Kamis (27/8/2020).

(Baca juga: Soal Deklarasi KAMI, Hasto PDIP: Cukup Ditanggapi Ketua DPC ).

Menurut Andrianto, kecemasan Megawati tersebut juga disebabkan elektabilitas Puan yang belum juga oke. "Kok Puan tidak juga naik elektabilitasnya, bahkan d bawah kader lain," katanya.

Diketahui, dalam survei Indikator Politik Indonesia pada 13-16 Juli 2020, elektabilitas Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani hanya 2,0%. Perolehan ini terpaut jauh dari kader PDIP lainnya yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar berada di puncak dengan 16,2%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
IU Tunda Konser dan...
IU Tunda Konser dan Album Baru karena Sakit Telinga Makin Parah
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Berita Terkini
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved